51,97 Konsumsi Rumah Tangga Menopang Pertumbuhan Ekonomi RI 5,47 di Kuartal III-2026

51,97 Konsumsi Rumah Tangga Menopang Pertumbuhan Ekonomi RI 5,47 di Kuartal III-2026

Ekonomi | sindonews | Kamis, 5 November 2026 - 17:26
share

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat realisasi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III 2026 mencapai 5,47 secara tahunan (year on year/yoy) masih didorong kuat oleh konsumsi rumah tangga masyarakat, meski semua komponen tumbuh positif. Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, M. Edy Mahmud mengatakan, daya beli dan konsumsi masyarakat terus menunjukkan tren positif sepanjang periode tersebut.

"Komponen pengeluaran yang memberikan kontribusi terbesar pada PDB adalah konsumsi rumah tangga dengan kontribusi sebesar 51,97 persen pada triwulan III 2026," kata Edy dalam Rilis BPS, Kamis (5/11/2026).

Baca Juga: Ekonomi Indonesia Diproyeksi Tumbuh 5,33 di Kuartal III-2026, Ini Penopang Utamanya

Edy merinci bahwa konsumsi rumah tangga pada kuartal III 2026 mengalami peningkatan sebesar 5,04 yoy, sekaligus memberikan kontribusi terbesar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional, yakni mencapai 51,97.

Komponen penopang terbesar kedua berasal dari sektor investasi atau Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) dengan kontribusi terhadap PDB sebesar 30,81. "Dengan demikian, 82,78 PDB triwulan III 2026 berasal dari konsumsi rumah tangga dan PMTB," ungkap Edy.

Baca Juga: Ekonomi RI Tumbuh 5,47 di Kuartal III 2026, Bali dan Nusa Tenggara Jadi Juara

Dari sisi laju pertumbuhan tertinggi per komponen, konsumsi pemerintah memberikan kontribusi sebesar 8,95 terhadap PDB, terutama didorong oleh realisasi belanja pegawai dan belanja barang/jasa.

Perekonomian Indonesia triwulan III-2026 berdasarkan besaran Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp6.741,0 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp3.633,2 triliun.

Topik Menarik