Praktik GCG Unggul, SIG Catat Penjualan 18,28 Juta Ton di Semester I-2026

Praktik GCG Unggul, SIG Catat Penjualan 18,28 Juta Ton di Semester I-2026

Ekonomi | sindonews | Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:01
share

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) meraih apresiasi kategori Best Responsibility of the Board dari Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD) atas konsistensi penerapan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG). Penghargaan tersebut diserahkan Trustee Board IICD Andi Ilham Said kepada GM Corporate Legal and Compliance SIG Achmad Choiri dalam The 17th IICD Corporate Governance Conference and Award 2026 di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta, pada 12 Oktober 2026.

"Penghargaan dari IICD menunjukkan bahwa praktik GCG yang dijalankan oleh SIG semakin prima sebagai landasan dalam menjaga kinerja yang berkelanjutan. Dengan menjalankan praktik GCG, SIG turut berkontribusi dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif di Indonesia yang diharapkan dapat menarik minat para investor untuk berinvestasi sehingga dapat mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi di Indonesia," kata Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni dalam keterangan pers, Rabu (28/10/2026).

Baca Juga:Penjualan Naik 5,6, SIG Optimistis Prospek Bisnis Semester II 2026

Vita menjelaskan, praktik GCG merupakan bagian integral dari seluruh aktivitas operasional dan proses bisnis SIG. Perusahaan menjalankannya secara berkelanjutan dengan mengacu pada lima prinsip GCG, yaitu transparansi, akuntabilitas, pertanggungjawaban, kemandirian, dan kewajaran.

Praktik tersebut tidak hanya dimaksudkan untuk memenuhi ketentuan yang berlaku, tetapi juga menjadi fondasi pertumbuhan usaha yang optimal dan berkelanjutan. SIG membentuk Komite Keberlanjutan untuk mendukung pengelolaan kinerja keberlanjutan secara terstruktur, memantau agenda keberlanjutan, serta mendukung pencapaian target SIG Sustainability Roadmap 2030.

SIG juga secara konsisten mengukur kualitas GCG melalui penilaian dan evaluasi pemenuhan kriteria yang mengacu pada ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS), peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta regulasi terkait lainnya. Pada 2025, SIG mencatat skor GCG sebesar 102,67 dengan predikat Leadership in Corporate Governance.

Menurut Vita, penerapan GCG mendukung proses bisnis SIG agar lebih tangguh menghadapi tantangan industri sekaligus menjaga momentum pertumbuhan. Pada semester I-2026, SIG mencatat volume penjualan total 18,28 juta ton atau naik 5,6 secara tahunan (year-on-year/yoy).

Baca Juga:SIG Rampungkan Proyek Dermaga dan Fasilitas Ekspor Rp1,4 Triliun di Tuban

Perusahaan juga membukukan pendapatan sebesar Rp17,65 triliun, tumbuh 13,1 yoy, serta laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp228 miliar atau naik 471,0 yoy. SIG baru saja juga meraih Katadata ESG Insight (KESGI) Award 2026 kategori Tata Kelola, yang menurut Vita merefleksikan komitmen perusahaan dalam menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.

Topik Menarik