Laba MAPA Tumbuh 25 Persen Jadi Rp1,4 Triliun hingga September

Laba MAPA Tumbuh 25 Persen Jadi Rp1,4 Triliun hingga September

Ekonomi | idxchannel | Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:24
share

IDXChannel - PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) mencatatkan laba bersih Rp1,40 triliun sepanjang sembilan bulan pertama 2026. 

Angka tersebut tumbuh 25,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp1,1 triliun

Pertumbuhan laba ditopang oleh pendapatan bersih yang meningkat 17,8 persen secara tahunan menjadi Rp16,4 triliun. Sejalan dengan itu, laba usaha MAPA naik 24,8 persen menjadi Rp2,1 triliun, dengan laba kotor mencapai Rp7,7 triliun dan EBITDA sebesar Rp3,4 triliun.

"Kinerja MAPA mencerminkan ketangguhan bisnis, serta kemajuan yang
berkelanjutan dalam menjalankan strategi perusahaan," kata VP Investor Relations, Corporate Communications and Sustainability MAP Group, Ratih Darmawan Gianda dalam keterbukaan informasi BEI, Senin (26/10/2026).

Kinerja positif anak usaha PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) ini berlanjut pada kuartal III-2026. MAPA mencatatkan laba bersih Rp578 miliar, naik 17 persen dibandingkan kuartal III-2025.

Pada periode yang sama, pendapatan bersih perseroan tumbuh 22,5 persen secara tahunan menjadi Rp6,3 triliun. Laba usaha meningkat 23,7 persen menjadi Rp898 miliar, sedangkan laba kotor tercatat Rp3 triliun dan EBITDA mencapai Rp1,4 triliun.

Ratih menyebut, sinergi portofolio merek yang beragam dan strategi penjualan multikanal membantu perseroan memenuhi permintaan pelanggan pada berbagai momentum belanja. 

Selain itu, MAPA juga mengembangkan portofolio bisnis olahraga dan gaya hidup aktif dengan mengakuisisi bisnis Sports Direct di Malaysia untuk memperkuat kehadiran perseroan sekaligus membuka peluang pertumbuhan lebih lanjut.

Perseroan juga berfokus memperluas jaringan gerai dan menyesuaikan pilihan merek dengan perubahan preferensi konsumen.

"Di tengah ke1dakpas1an makroekonomi yang masih berlangsung, perseroan akan tetap menerapkan pendekatan yang hati-hati, serta terus berinvestasi dalam kemitraan brand dan kapabilitas ritel untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang MAPA," tuturnya.

(DESI ANGRIANI)

Topik Menarik