Inflasi Zona Eropa Memanas Jadi 3,8, Tertinggi dalam 3 Tahun Terakhir
Inflasi tahunan di zona euro melonjak menjadi 3,8 pada September 2026 dari 3,2 pada Agustus, mencatat level tertinggi sejak September 2023 sekaligus melampaui perkiraan ekonom. Kenaikan tersebut terutama dipicu lonjakan harga energi di tengah dampak konflik di Timur Tengah, sehingga menambah tekanan terhadap Bank Sentral Eropa (ECB) untuk kembali menaikkan suku bunga.
"Pertanyaan utama akan tetap pada apakah guncangan energi sebagian besar masih dapat diredam atau mulai lebih berarti mendorong kenaikan harga inti dan jasa," kata Justin Low dari investingLive, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (2/10/2026).
Baca Juga:Harga Solar Menggila, AS Desak Eropa Lepas Cadangan Darurat 120 Juta Barel
Data awal Eurostat yang dirilis Jumat menunjukkan inflasi September berada di atas perkiraan ekonom yang disurvei Reuters sebesar 3,6 dan median proyeksi survei Bloomberg sebesar 3,7. Secara bulanan, harga konsumen di 21 negara zona euro naik 0,6 dibandingkan Agustus, sementara inflasi inti yang tidak memasukkan harga energi, pangan, alkohol, dan tembakau meningkat menjadi 2,5 dari 2,4.
Lonjakan terbesar berasal dari sektor energi yang inflasinya mencapai 18,8 secara tahunan, naik tajam dari 14,3 pada Agustus. Inflasi jasa juga meningkat menjadi 3,2 dari 3,0, sedangkan harga pangan, alkohol, dan tembakau naik menjadi 1,4 dari 1,1; sementara inflasi barang industri nonenergi sedikit melandai menjadi 1,1 dari 1,2.Baca Juga:Trump Tolak Dukung Netanyahu Jelang Pemilu Israel
Kenaikan biaya energi dikaitkan dengan gangguan pasokan dan meningkatnya harga minyak serta gas akibat konflik di Timur Tengah. Kondisi tersebut meningkatkan kekhawatiran bahwa tekanan energi dapat merembet ke harga barang dan jasa lainnya, meski kenaikan inflasi inti masih relatif terbatas.
Di antara ekonomi terbesar zona euro, inflasi Spanyol mencapai 5, Italia 4,1, Prancis 3,4, dan Jerman 3,3, menurut data harmonisasi Eurostat. Lithuania mencatat inflasi tertinggi sebesar 6,1, sedangkan Malta terendah sebesar 2,4.










