6 Fakta LRT Kelapa Gading-Manggarai Rp12,1 Triliun, Bakal Nyambung ke JIS dan Whoosh
JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto meresmikan LRT Jakarta rute Kelapa Gading–Manggarai pada Rabu (16/9/2026). Sebelum peresmian, Prabowo bersama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menjajal langsung perjalanan LRT dari Stasiun Kelapa Gading menuju Stasiun Manggarai.
LRT Jakarta koridor tersebut memiliki panjang lintasan 12,2 kilometer dan melayani 11 stasiun. Pembangunannya dilakukan oleh PT Jakarta Propertindo (Jakpro) menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta dengan nilai investasi sekitar Rp12,1 triliun.
Berikut fakta-fakta LRT Kelapa Gading–Manggarai:
1. Diresmikan Presiden Prabowo
Prabowo tiba di Stasiun LRT Kelapa Gading sekitar pukul 12.57 WIB. Presiden kemudian melakukan tap in sebelum naik LRT bersama Pramono Anung menuju Stasiun Manggarai.
Peresmian LRT tersebut menandai dimulainya pengoperasian penuh rute Kelapa Gading–Manggarai.
2. Punya 11 Stasiun dengan Lintasan 12,2 Kilometer
LRT Jakarta rute Kelapa Gading–Manggarai memiliki lintasan sepanjang 12,2 kilometer dengan 11 stasiun.
Stasiun yang dilayani meliputi Kelapa Gading, Boulevard Utara, Boulevard Selatan, Pulomas, Equestrian, Velodrome, Rawamangun, Pramuka, Matraman, Proklamasi, dan Manggarai.
Dalam satu trainset, LRT tersebut dapat mengangkut sekitar 270 penumpang. Adapun jumlah penumpang diproyeksikan mencapai sekitar 80.000 orang per hari.
3. Tarif Rp8 Selama Delapan Hari
Pada masa sosialisasi, Pemprov DKI Jakarta menetapkan tarif LRT sebesar Rp8 selama delapan hari sejak peresmian.
Setelah masa sosialisasi, tarif LRT Jakarta ditetapkan sebesar Rp5.000 secara flat untuk sekali perjalanan. Tarif tersebut direncanakan berlaku selama satu hingga dua bulan sebelum dilakukan evaluasi lebih lanjut.
LRT Jakarta akan beroperasi mulai pukul 05.00 WIB hingga 00.00 WIB.
4. Bakal Diperpanjang ke JIS dan Whoosh
Pemprov DKI Jakarta menyiapkan rencana pengembangan jaringan LRT Jakarta agar dapat menjangkau Jakarta International Stadium (JIS) dan stasiun kereta cepat Whoosh.
Pramono mengatakan perpanjangan menuju JIS akan dilakukan dari Kelapa Gading. Sementara itu, jalur dari Velodrome akan dilanjutkan menuju stasiun kereta cepat Whoosh.
"Yang juga menggembirakan adalah kami akan melanjutkan LRT ini dari Kelapa Gading sampai dengan JIS, kemudian dari Velodrome sampai dengan Whoosh kereta cepat," kata Pramono dalam sambutannya.
5. Pramono Minta Danantara Bantu Pembiayaan
Pramono berharap Presiden Prabowo menugaskan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) untuk membantu pembiayaan pembangunan perpanjangan rute LRT tersebut.
Menurut Pramono, dukungan tersebut dapat membantu meringankan beban Pemprov DKI Jakarta dalam pengembangan transportasi publik.
"Bapak Presiden akan lebih menggembirakan kalau kemudian Bapak tugaskan Danantara juga ikut membantu kami, Pak," tuturnya.
6. Dibangun dengan Dana APBD DKI
Pramono mengatakan LRT Jakarta rute Kelapa Gading–Manggarai sepenuhnya dibangun oleh Jakpro menggunakan dana APBD Pemprov DKI Jakarta.
Pembangunan koridor tersebut menelan investasi sekitar Rp12,1 triliun dengan panjang lintasan 12,2 kilometer.
Pemprov DKI Jakarta berharap pengoperasian LRT dapat memperluas penggunaan transportasi publik sekaligus membantu mengurangi beban kemacetan di Ibu Kota.









