KTM Solutions Dorong Perusahaan Jadikan Career Well-being Bagian Strategi Bisnis

KTM Solutions Dorong Perusahaan Jadikan Career Well-being Bagian Strategi Bisnis

Ekonomi | sindonews | Kamis, 17 September 2026 - 22:35
share

Career Well-being (CWB) dinilai semakin penting bagi perusahaan dalam menjaga keterlibatan, ketahanan, dan keberlanjutan kontribusi talenta di tengah perubahan dunia kerja. Pendekatan tersebut tidak hanya menempatkan kesejahteraan sebagai tanggung jawab individu, tetapi juga sebagai bagian dari strategi organisasi untuk menjaga keberlanjutan sumber daya manusia dan pencapaian bisnis.

"Kita terlalu sering menjadikan burnout sebagai tanggung jawab individu dengan meminta mereka lebih mampu mengelola stres, lebih resilien, dan lebih baik menjaga work-life balance. Namun ketika burnout terus berulang, mungkin yang perlu kita lihat bukan lagi hanya individunya, tetapi juga lingkungan dan cara kerja yang membentuk keseharian mereka. Di situlah wellbeing perlu bergeser dari sekadar personal wellbeing menjadi tanggung jawab organisasi," kata Director of Strategic & Advisory KTM Solutions Ivan Ahda dalam Indonesia Human Capital & Beyond Summit (IHCBS) 2026 dikutip pada Kamis (17/9/2026).

Baca Juga:Hadapi Tantangan 2026, Organisasi Didorong Lebih Proaktif dan Adaptif

Dalam kegiatan yang berlangsung pada 15–16 September 2026 tersebut, KTM Solutions membawa perspektif mengenai Career Well-being melalui pengalaman interaktif dan sesi diskusi yang ditujukan kepada para pemimpin serta praktisi human capital.

Salah satu pengalaman yang dihadirkan ialah Career Well-being Assessment, yang membantu pengunjung memperoleh gambaran mengenai kondisi CWB berdasarkan lima dimensi, yakni social, psychological, environmental, physical, dan financial well-being.

Selain melalui area booth, KTM Solutions turut menghadirkan sesi bertajuk “The Burnout Audit: Detecting Organizational Fatigue Before Turnover Occurs” yang dibawakan Ivan Ahda. Sesi tersebut membahas pentingnya bagi organisasi untuk mengenali tanda-tanda kelelahan kerja sejak dini sebelum berkembang menjadi burnout yang dapat memengaruhi karyawan maupun keberlangsungan organisasi.

Ivan menjelaskan burnout tidak muncul secara tiba-tiba, melainkan berkembang secara bertahap. Karena itu, organisasi perlu melihat berbagai kondisi di lingkungan kerja yang dapat memengaruhi well-being karyawan agar langkah penanganan dapat dilakukan sebelum masalah tersebut berdampak lebih luas.

Baca Juga:KTM Solutions Dorong Peran Data Pacu Pertumbuhan Bisnis

Kehadiran CWB Assessment dan sesi diskusi tersebut menjadi bagian dari upaya KTM Solutions membuka ruang pembahasan mengenai Career Well-being sekaligus memberikan perspektif kepada praktisi dan pemimpin human capital mengenai pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang mampu mendukung kontribusi karyawan secara berkelanjutan.

Partisipasi dalam IHCBS 2026 juga menjadi bagian dari komitmen KTM Solutions untuk mendukung organisasi dalam mengembangkan human capital secara berkelanjutan. Melalui insight dan solusi yang ditawarkan, perusahaan tersebut mendorong terciptanya pengalaman kerja yang lebih baik bagi karyawan sekaligus mendukung pencapaian tujuan bisnis.

Topik Menarik