25 Tahun Beroperasi, Tracon Industri Tembus Milestone 25 Juta Jam Kerja Aman
PT Tracon Industri mengukuhkan rekam jejak operasional dengan resmi menembus akumulasi 25 juta jam kerja aman tanpa kecelakaan yang menyebabkan kehilangan waktu kerja (zero lost time injury/LTI) per September 2026. Milestone ini dicapai bertepatan dengan momen perak perusahaan.
Prestasi ini juga menegaskan keandalan layanan operation & maintenance (O&M) serta solusi teknik PT Tracon Industri di tengah meningkatnya kompleksitas proyek-proyek industri nasional dengan beragam spektrum risiko. Mulai dari low risk, medium risk, hingga high risk. Baca juga:Implementasi HSE, Tracon Industri Catatkan 23 Juta Jam Kerja Aman Tanpa Kecelakaan
Prestasi 25 juta jam kerja aman merupakan akumulasi jam kerja seluruh personel PT Tracon Industri di puluhan lokasi proyek yang dikerjakan Tracon. Capaian luar biasa ini lahir dari konsistensi penerapan Sistem Manajemen HSE (Health, Safety, and Environment) terintegrasi di seluruh lini bisnis dan operasional perusahaan, dengan menempatkan sumber daya manusia (SDM) sebagai prioritas utama.
Direktur Utama PT Tracon Industri, Muhammad Badri Halim mengatakan, budaya keselamatan yang kokoh ini secara langsung meningkatkan nilai serta keamanan investasi bagi para mitra dan klien. Menjaga amanah agar para pekerja bisa pulang menemui keluarga mereka dengan selamat adalah fondasi utama dari DNA perusahaan.
Bagi PT Tracon Industri, keselamatan kerja bukanlah penghalang produktivitas. Jika dilihat dari kacamata bisnis, ketika keselamatan SDM terlindungi dengan sistem yang disiplin, kerugian akibat downtime dan gangguan operasional otomatis dapat dicegah. ”Pencapaian 25 juta jam kerja aman di usia 25 tahun bukan sekadar prestasi internal, melainkan jaminan keandalan (reliability) yang kami tawarkan kepada para pemilik proyek dan mitra strategis,” katanya, Kamis (17/9/2026).Rekor jam kerja aman PT Tracon Industri juga diiringi dengan pencapaian nihil pencemaran lingkungan (Zero Environment Case), yang mempertegas komitmen perusahaan terhadap standar keberlanjutan dan ESG (Environmental, Social, and Governance). Penerapan ESG di lapangan diwujudkan antara lain melalui pengawasan ketat terhadap pencegahan tumpahan bahan operasional (spill control), pengelolaan limbah sisa proyek yang patuh regulasi, serta efisiensi energi di site area.
Di tengah dinamika dan tantangan industri pemeliharaan pabrik, PT Tracon Industri terus memperkuat kapabilitas personel melalui berbagai program pengembangan kompetensi keselamatan kerja. Langkah-langkahnya mencakup pelaksanaan Induction, pelatihan Emergency Response Team, Basic Life Support, hingga Job Safety Analysis (JSA).
Perusahaan juga menggalakkan kampanye HSE yang inklusif. Seperti penerapan HSE Golden Rules, HSE Handbook, Safety Moment, publikasi HSE News dan HSE Poster, pemasangan rambu keselamatan di area kerja, hingga memberikan apresiasi melalui HSE Award.
Guna mendukung keandalan operasional, PT Tracon Industri mengakselerasi komunikasi dan pemantauan secara digital melalui pemanfaatan iSAP (Individual Safety Activity Plan) di ELVIS (Employee Self Services). Kemudian ekosistem digital terpadu yang mentransformasi birokrasi internal agar lebih responsif, efisien, transparan, serta berorientasi pada kebutuhan karyawan.
Sebagai bentuk kepatuhan terhadap regulasi nasional maupun standar internasional, PT Tracon Industri juga telah mengantongi berbagai sertifikasi kredibel. Meliputi Sertifikasi SMK3 (PP 50/2012), ISO 45001:2018 (Sistem Manajemen K3), dan ISO 14001:2015 (Sistem Manajemen Lingkungan). Baca juga:Undip Buka Prodi Baru K3, Daftar di Ujian Mandiri, Prospek Kerja Luas
Badri menambahkan, kemampuan mempertahankan standar di puluhan lokasi proyek aktif secara bersamaan menjadi modal penting perusahaan untuk memperluas portofolio bisnis di masa depan. “Perjalanan seperempat abad ini menjadi pembuktian adaptabilitas PT Tracon Industri. Ke depan, seiring transisi sektor industri menuju praktik yang lebih hijau dan efisien, kami siap membawa standar operasional berkelas dunia ini untuk mendukung proyek-proyek strategis nasional berikutnya,” tuturnya.










