Dongkrak Produksi, Merdeka Gold (EMAS) Beli Alat Pengolahan Emas dari China Rp2,7 Triliun

Dongkrak Produksi, Merdeka Gold (EMAS) Beli Alat Pengolahan Emas dari China Rp2,7 Triliun

Ekonomi | idxchannel | Selasa, 25 Agustus 2026 - 06:14
share

IDXChannel - PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) melalui anak usahanya, PT Pani Industri Nusantara (PIN), membeli mesin dan peralatan pengolahan emas dari perusahaan asal China, Vision Green Energy (Beijing) Tech Co., Ltd. (VGE). Nilai transaksi tersebut mencapai Rp2,3 triliun.

Transaksi tersebut tertuang dalam Perjanjian Jual Beli bersyarat atas peralatan dan perjanjian layanan konsultasi penunjang yang efektif sejak 21 Agustus 2026. Peralatan tersebut akan digunakan untuk pembangunan fasilitas pengolahan carbon-in-leach (CIL) di tambang emas Pani, Gorontalo.

Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan pada Senin (24/8/2026), nilai estimasi transaksi tersebut mencapai 1,02 miliar renminbi. Jika dikonversikan ke rupiah, nilai tersebut setara Rp2,7 triliun dengan asumsi kurs Rp2.634 per renminbi.

Nilai transaksi itu setara dengan 40,26 persen dari ekuitas perseroan berdasarkan laporan keuangan konsolidasian interim per 31 Maret 2026. Karena nilainya melebihi 20 persen, tetapi tidak melampaui 50 persen ekuitas, transaksi dikategorikan sebagai Transaksi Material berdasarkan POJK 17/2020.

Dengan status tersebut, perseroan wajib menggunakan jasa penilai independen. Namun, transaksi tidak memerlukan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Perseroan telah memperoleh opini kewajaran dari Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Iskandar & Rekan melalui Laporan Penilai tertanggal 19 Agustus 2026. Penilaian dilakukan terhadap rencana transaksi pengadaan mesin, peralatan, serta jasa konsultasi penunjang.

KJPP menyatakan penilaian secara langsung terhadap mesin dan peralatan belum dapat dilakukan karena barang yang akan dipasok belum berwujud fisik pada saat penilaian. Spesifikasi peralatan juga masih disesuaikan dengan kebutuhan PIN.

Sebagai gantinya, KJPP menggunakan analisis kelayakan investasi secara konsolidasi. Hasil analisis menunjukkan tingkat pengembalian internal atau internal rate of return (IRR) lebih tinggi dibandingkan tingkat diskonto berdasarkan weighted average cost of capital (WACC), sedangkan nilai sekarang bersih atau net present value (NPV) tercatat positif.

Berdasarkan analisis tersebut, KJPP menyimpulkan nilai transaksi yang direncanakan berada dalam rentang wajar. Transaksi juga diproyeksikan dapat meningkatkan pendapatan dan laba sehingga memberikan nilai tambah bagi pemegang saham.

Pengadaan mesin dan peralatan tersebut merupakan bagian dari strategi Merdeka Gold Resources untuk meningkatkan kapasitas pengolahan tambang emas Pani menjadi 12 juta ton bijih per tahun. Fasilitas CIL diharapkan mendukung kelancaran operasional dan pencapaian target produksi tambang.

(Rahmat Fiansyah)

Topik Menarik