Kisah Ubi Madu Bakar Mba Boled, dari Usaha Keluarga hingga Beromzet Ratusan Juta
Usaha Ubi Madu Bakar Mba Boled yang dirintis dari sebuah toko sederhana di Karawang sejak 2011 kini berkembang menjadi sekitar 20 outlet di Karawang, Cikarang, Tambun, dan Bekasi. Pertumbuhan tersebut turut meningkatkan omzet usaha hingga sekitar Rp300 juta per bulan sekaligus membuka lapangan kerja bagi sekitar 30 orang.
"Perjalanannya penuh perjuangan dan memberikan banyak pelajaran berharga bagi kami. Dari awalnya hanya satu toko di Karawang, sekarang sudah berkembang menjadi sekitar 20 outlet. Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Pertamina yang terus memberikan dukungan," ujar pemilik Ubi Madu Bakar Mba Boled, Widiarti seperti dikutip pada Jumat (21/8/2026).
Baca Juga:Kisah Pinkan, Mahasiswa Penerima KIP Kuliah yang Sukses Lulus Cumlaude di Farmasi Undip
Widiarti mengatakan pada awal berdiri, usaha tersebut dijalankan bersama ibu dan suaminya dengan omzet harian sekitar Rp100.000 hingga Rp300.000. Momentum pengembangan usaha terjadi pada 2018 setelah dirinya bergabung sebagai UMKM binaan Pertamina dan memperoleh dukungan permodalan serta mengikuti program UMK Academy.
Menurut Widiarti, pembinaan tersebut memberikan manfaat tidak hanya dari sisi permodalan, tetapi juga peningkatan kapasitas dalam mengelola dan mengembangkan usaha. "Permodalan yang tepat sangat membantu. Selain itu, ilmu yang kami peroleh melalui pelatihan juga penting untuk mengembangkan usaha," katanya.
Dukungan Pertamina juga membuka akses pemasaran melalui berbagai kegiatan promosi dan pameran, seperti Pertamina Eco RunFest, Inacraft, dan Pekan Raya Jakarta. Kesempatan tersebut membantu Ubi Madu Bakar Mba Boled memperkenalkan produknya kepada pasar yang lebih luas sekaligus memperluas jaringan bisnis.Pertumbuhan usaha turut memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Dari yang semula dikelola tiga orang, bisnis tersebut kini melibatkan sekitar 30 pekerja, sehingga ekspansi usaha tidak hanya meningkatkan skala bisnis, tetapi juga menciptakan peluang kerja.Baca Juga:Update Korban Gempa NTT: 83 Orang Meninggal Dunia dan 110.785 Mengungsi
Wall Street Rebound, Lonjakan Imbal Hasil Obligasi dan Ketegangan Geopolitik Masih Membayangi
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron mengatakan perkembangan Ubi Madu Bakar Mba Boled menunjukkan pentingnya pembinaan yang disesuaikan dengan kebutuhan UMKM. "Pertamina berupaya mendampingi UMKM melalui akses permodalan, peningkatan kapasitas, dan perluasan akses pasar agar dapat tumbuh semakin kuat, mandiri, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat," ujar Baron.
Setelah memperluas jaringan usaha di sejumlah wilayah Jawa Barat, Widiarti kini membidik Jakarta dan Tangerang sebagai pasar berikutnya. Pertamina menilai pengembangan UMKM tersebut juga mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs), khususnya Tujuan 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi serta Tujuan 9 tentang industri, inovasi, dan infrastruktur.










