Menteri LH: ESG Jadi Investasi Strategis untuk Tingkatkan Daya Saing Perusahaan

Menteri LH: ESG Jadi Investasi Strategis untuk Tingkatkan Daya Saing Perusahaan

Ekonomi | idxchannel | Kamis, 30 Juli 2026 - 09:00
share

IDXChannel - Menteri Lingkungan Hidup (LH) Mohammad Jumhur Hidayat menyampaikan, penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) telah berkembang menjadi investasi strategis yang mampu meningkatkan daya saing perusahaan di tengah persaingan global.

"ESG atau Environmental, Social, and Governance bukan lagi sekadar konsep keberlanjutan, melainkan kerangka strategis yang membantu perusahaan mengelola risiko sekaligus menciptakan nilai jangka panjang," ujarnya saat sambutan dalam acara IDXChannel Anugerah ESG 2026 yang digelar di Bursa Efek Indonesia (BEI),Jakarta, Rabu (29/7/2026) malam.

Dia menjelaskan, pengelolaan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola yang baik dapat memberikan berbagai manfaat bagi perusahaan. Selain meningkatkan kinerja keuangan, implementasi ESG juga mampu memperkuat manajemen risiko, mendorong inovasi dan efisiensi operasional, serta memperluas akses terhadap sumber pendanaan melalui meningkatnya kepercayaan investor.

Bahkan, kata dia, berbagai hasil studi menunjukkan perusahaan dengan kinerja ESG yang kuat cenderung memiliki biaya modal yang lebih rendah, tingkat volatilitas yang lebih kecil, serta daya saing yang lebih tinggi.

Karena itu, Jumhur menilai penerapan ESG perlu dipandang sebagai investasi jangka panjang yang mampu mengubah kepatuhan terhadap regulasi menjadi keunggulan kompetitif.

"ESG harus dipandang sebagai investasi strategis yang mengubah kepatuhan menjadi keunggulan kompetitif dan menjadi fondasi bagi pertumbuhan perusahaan yang tangguh, berkelanjutan, dan bernilai bagi seluruh pemangku kepentingan," katanya.

Lebih lanjut, Jumhur mengatakan, dunia kini telah bergerak melampaui konsep kepatuhan terhadap regulasi lingkungan. Sehingga, ESG telah menjadi salah satu faktor utama yang menentukan daya saing perusahaan di pasar global.

Dia mengutip laporan Global Sustainable Investment Alliance yang menunjukkan nilai investasi berkelanjutan telah mencapai puluhan triliun dolar Amerika Serikat (AS) dan terus menjadi bagian penting dalam strategi investasi berbagai institusi keuangan di dunia.

"Investor global semakin mengintegrasikan faktor ESG dalam proses pengambilan keputusan karena perusahaan dengan tata kelola yang baik dinilai lebih mampu bertahan menghadapi krisis, memiliki risiko lebih rendah, dan memberikan nilai jangka panjang yang lebih baik," ujarnya.

(Dhera Arizona)

Topik Menarik