Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
PT Pegadaian (Persero) memperluas implementasi Program Pande Emas di wilayah kerja Kantor Wilayah Manado sebagai upaya memberdayakan pengrajin emas lokal sekaligus memperkuat ekosistem Bullion Services di Indonesia. Program yang menjadi bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pegadaian Peduli tersebut dijalankan melalui pendekatan Creating Shared Value (CSV) yang mengintegrasikan pemberdayaan masyarakat dengan pengembangan bisnis perusahaan.
"Program Pande Emas merupakan wujud komitmen Pegadaian dalam menciptakan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat melalui pemberdayaan pengrajin emas lokal. Kami berharap program ini dapat memperkuat ekosistem Bullion Services serta memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan perusahaan," ujar Deputi Bisnis Area Palu PT Pegadaian, Putra Aspin Rahmatullah, dalam keterangan pers, Kamis (16/7/2026).
Baca Juga:Harga Emas Antam Turun Tipis Hari Ini, Segram Jadi Rp2,63 Juta
Program Pande Emas dirancang untuk meningkatkan kapasitas pengrajin emas melalui pelatihan, penyediaan sarana produksi, pendampingan usaha, hingga edukasi mengenai produk dan layanan Pegadaian. Melalui dukungan tersebut, para pengrajin diharapkan mampu meningkatkan daya saing dan mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.
Sebagai bagian dari implementasi program, Pegadaian menggelar kick-off Program Pande Emas di Kota Palu, Sulawesi Tengah, yang ditandai dengan penyerahan bantuan peralatan, pelatihan bagi pengrajin, serta peresmian operasional Pande Emas. Kehadiran program ini diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan perhiasan emas sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi bagi pelaku usaha lokal.
Program Pande Emas merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam membangun ekosistem industri emas nasional yang lebih kuat. Selain meningkatkan kompetensi pengrajin, program tersebut juga mendukung pengembangan layanan bullion yang tengah menjadi fokus Pegadaian sebagai lembaga jasa keuangan berbasis emas.Sebelumnya, Program Pande Emas telah diterapkan di sejumlah daerah di Indonesia dan dinilai memberikan dampak positif terhadap peningkatan kapasitas pengrajin serta kualitas layanan kepada masyarakat. Program tersebut juga mencatat tingkat kepuasan masyarakat sebesar 89,99 dengan kategori sangat baik serta memperoleh berbagai apresiasi atas implementasi konsep Creating Shared Value.
Baca Juga:Fokus Tumbuh Berkelanjutan, Pegadaian Perkuat Strategi Lewat Sales Town Hall 2026
Pegadaian akan terus memperluas pelaksanaan Program Pande Emas ke berbagai wilayah di Indonesia sebagai bagian dari komitmen perusahaan menghadirkan program TJSL yang memberikan dampak sosial sekaligus memperkuat ekosistem bisnis berbasis emas secara berkelanjutan. Langkah ini juga sejalan dengan upaya Pegadaian mendorong inklusi keuangan dan pengembangan industri emas nasional.








