Wall Street Ditutup Melemah, Indeks S&P 500 cs Kompak Turun
IDXChannel - Wall Street ditutup sedikit lebih rendah pada hari Jumat (26/6/2026), mengukuhkan penurunan tajam sepanjang minggu ini akibat merosotnya saham teknologi.
Dilansir dari laman Investing Sabtu (27/6/2026), dengan upaya diplomatik di Timur Tengah yang menunjukkan perkembangan positif dan harga minyak yang terus merosot, premi risiko geopolitik secara efektif telah hilang dan pelaku pasar telah mengalihkan perhatian mereka sepenuhnya ke perdagangan kecerdasan buatan (AI) yang sedang naik daun.
Ini juga merupakan minggu yang penting bagi prospek kebijakan moneter, setelah data inflasi dan pertumbuhan ekonomi utama diterbitkan pada hari Kamis, diikuti oleh indikator sentimen konsumen yang membaik pada hari Jumat.
Indeks acuan S&P 500 turun 0,3 persen menjadi 7.338,39 poin, NASDAQ Composite yang didominasi saham teknologi turun 0,2 persen menjadi 25.297,62 poin, dan Dow Jones Industrial Average yang didominasi saham blue-chip kehilangan 0,1 persen menjadi 51.865,52 poin.
Sepanjang minggu ini, S&P turun 2,2 persen dan Nasdaq bahkan lebih buruk lagi, yaitu 4,6 persen. Dow Jones justru berlawanan dengan tren tersebut dan berhasil mencatat kenaikan tipis sebesar 0,6 persen.
Di sisi lain, sektor Teknologi S&P 500 mencatatkan penurunan mingguan lebih dari 5 persen. Tema utama beberapa hari terakhir adalah kondisi pasar di tengah pengumuman besar dan laporan media yang berpusat pada raksasa Korea Selatan Samsung Electronics dan SK Hynix, serta hasil kuartalan yang luar biasa dari pembuat chip memori terbesar ketiga di dunia, Micron Technology.
(kunthi fahmar sandy)









