Telkom (TLKM) Raih Laba Bersih Rp4,34 Triliun di Kuartal I-2026

Telkom (TLKM) Raih Laba Bersih Rp4,34 Triliun di Kuartal I-2026

Ekonomi | idxchannel | Jum'at, 29 Mei 2026 - 19:04
share

IDXChannel - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) mengumumkan kinerja keuangan yang berakhir pada 31 Maret 2026. Perusahaan telekomunikasi di bawah Danantara tersebut mencatat kenaikan pendapatan meski dihadapkan pada lonjakan beban usaha.

Mengacu laporan keuangan yang diterbitkan Jumat (29/5/2026), Telkom meraup pendapatan usaha sebesar Rp37,19 triliun sepanjang kuartal I-2026, tumbuh 1,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp36,64 triliun.

Segmen B2C lewat Telkomsel menjadi tulang punggung utama Telkom dengan menyumbang pendapatan Rp27,02 triliun atau setara dengan 72,7 persen dari total pendapatan perseroan.

Sementara itu, segmen B2B ICT mencatat pendapatan sebesar Rp3,09 triliun, disusul segmen Internasional Rp2,8 triliun dan B2B Infra Rp2,35 triliun. Segmen lain-lain ikut berkontribusi pada pendapatan sebesar Rp1,92 triliun.

Meski pendapatan naik tipis, kenaikan beban menekan kinerja Telkom. Beban usaha naik 15,5 persen, terutama akibat kenaikan beban operasi dan pemeliharaan hingga 17,2 persen menjadi Rp6,58 triliun. Perseroan juga mencatat adanya lonjakan sewa sirkit dan Customer Premise Equipment (CPE) sebesar 39 persen menjadi Rp1,15 triliun.

Profitabilitas Telkom akhirnya tergerus. Laba usaha turun 12 persen menjadi Rp8,9 triliun dengan margin turun dari 28 persen menjadi 24 persen. 

Dari sisi bottom line, laba bersih Telkom terkontraksi 21,7 persen menjadi Rp4,3 triliun. Margin laba bersih juga terkoreksi dari 15,3 persen menjadi 11,7 persen.

Meski secara akuntansi tertekan, arus kas dari aktivitas operasi Telkom justru tumbuh 3,06 persen pada kuartal I-2026 dari Rp16,78 triliun menjadi Rp17,29 triliun. Kenaikan arus kas ini sejalan dengan pertumbuhan pada penerimaan kas dari pelanggan dan operator lain.

Telkom juga mencatat realisasi belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp4,39 triliun pada Januari-Maret 2026. Angka ini lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp5,10 triliun.

Posisi keuangan Telkom hingga 31 Maret 2026 juga semakin kuat di mana kas dan setara kas tercatat sebesar Rp37,55 triliun, naik 9,7 persen dari akhir 2025.

Liabilitas juga turun 2,2 persen menjadi Rp134,14 triliun, sejalan dengan penurunan utang usaha kepada pihak ketiga dan utang jangka pendek. Ekuitas tumbuh 2,9 persen menjadi Rp134,49 triliun, sehingga aset naik tipis 0,8 persen menjadi Rp289,9 triliun.

(Rahmat Fiansyah)

Topik Menarik