Rupiah Babak Belur Tembus Rp17.401 per Dolar AS Pagi Ini
Nilai tukar rupiah di pasar spot menunjukkan pelemahan pada awal perdagangan Selasa (5/5/2026), dibuka pada posisi Rp17.401 per dolar AS. Capaian ini mencerminkan depresiasi tipis sebesar 0,04 persen jika dibandingkan dengan posisi penutupan pada Senin (4/5/2026) yang berada di level Rp 17.394 per dolar AS.
Berdasarkan data Bloomberg hingga pukul 09.35 WIB, rupiah bergerak melemah 0,07 persen ke level 17.406 per dolar AS. Hingga pukul 09.00 WIB, pergerakan mata uang di kawasan Asia terpantau beragam. Peso Filipina mencatatkan penurunan paling tajam di Asia dengan koreksi sebesar 0,21 persen.
Baca Juga:Rupiah Pekan Depan Diramal Terkapar ke Rp17.550 per Dolar AS, Pengamat Beberkan Penyebabnya
Adapun Ringgit Malaysia melemah 0,18 persen, diikuti oleh baht Thailand yang turun 0,1 persen, serta dolar Hong Kong yang terkoreksi 0,03 persen. Sedangkan Dolar Taiwan terpantau bergerak stagnan dengan kecenderungan melemah terhadap dolar AS pagi ini.
Untuk Won Korea Selatan memimpin penguatan di Asia setelah terapresiasi 0,2 persen. Yen Jepang dan dolar Singapura tercatat mengalami kenaikan tipis masing-masing sebesar 0,02 persen.Baca Juga:Rupiah Kian Terpuruk ke Level Terburuk, Dolar AS Tembus Rp17.346
Sebelumnya, pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi telah memprediksi bahwa rupiah berpotensi menembus level psikologis Rp17.400. Dalam keterangannya, ia memproyeksikan fluktuasi mata uang domestik akan tetap berada dalam tren yang melemah. "Untuk perdagangan besok, mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp17.390 - Rp17.440," ungkap dia dalam keterangannya.










