Ini Daftar Lengkap Harga LPG Non Subsidi yang Naik per 18 April 2026

Ini Daftar Lengkap Harga LPG Non Subsidi yang Naik per 18 April 2026

Ekonomi | sindonews | Senin, 20 April 2026 - 14:17
share

Sebuah pertemuan darurat telah diadakan oleh para eksekutif puncak dari satu-satunya sindikat yakuza—sebutan untuk mafia Jepang—yang ditunjuk di prefektur Okinawa. Pertemuan digelar setelah kebakaran hebat menghanguskan seluruh kediaman dan markas ketua mereka pada Minggu pagi.

Mengutip laporan dari Tokyo Reporter, Senin (20/4/2026), kebakaran terjadi sekitar pukul 04.15 pagi di sebuah gedung apartemen empat lantai di distrik Moromizato, Kota Okinawa.

Baca Juga: Kisah Nishimura Mako, Satu-satunya Wanita yang Gabung Yakuza dan Tak Pernah Kalah Bertarung

Petugas pemadam kebakaran berhasil memadamkan api sekitar tiga jam kemudian, tetapi lantai empat hancur. Di dalam reruntuhan yang hangus, pihak berwenang menemukan mayat yang tidak dikenal.

Menurut sumber investigasi, lantai empat berfungsi sebagai kediaman dan kantor Makoto Itokazu, ketua yakuza Okinawa yang dikenal sebagai Kyokuryu-kai. Itokazu dikenal sebagai bos yakuza berusia sekitar 70-an tahun.

Polisi belum dapat menghubungi Itokazu sejak kebakaran tersebut, dan kemungkinan besar korban tewas adalah bos yakuza yang hilang tersebut.Setelah kejadian itu, Kyokuryu-kai segera mengadakan pertemuan darurat para anggota senior geng pada hari Minggu di markas mereka di desa Kitanakagusuku. Para petinggi dilaporkan berkumpul untuk membahas operasi di masa depan dan mengoordinasikan respons sindikat terhadap krisis mendadak tersebut.

“Api sangat besar, dan saya bisa mendengar suara letupan ‘bang, bang’,” kenang seorang saksi mata di tempat kejadian sambil melihat ke arah apartemen yang hangus. “Keadaannya sangat buruk sehingga tidak ada yang bisa mendekati bangunan itu.”

Sejarah Berdarah Yakuza

Kyokuryu-kai memiliki sejarah berdarah berupa perpecahan internal dan perang suksesi yang penuh kekerasan. Konflik antar-geng di masa lalu terkenal karena merenggut nyawa seorang siswa sekolah menengah atas (SMA) yang tidak bersalah dan dua petugas polisi yang terjebak dalam baku tembak—insiden yang menjadi isu sosial utama dan mendorong terciptanya Undang-Undang Anti-Kejahatan Terorganisir pada tahun 1992.

Namun, sejak penyatuan faksi-faksi yang bersaing menjadi Kyokuryu-kai saat ini pada tahun 2011, prefektur Okinawa tidak lagi mengalami perang antar-geng besar.

Itokazu, yang berasal dari Kumejima, mengambil alih sebagai ketua generasi kedua dari kelompok yang bersatu pada tahun 2025, mengisi kekosongan kepemimpinan yang ditinggalkan oleh kematian pendiri karismatik; Kiyoshi Tominaga, pada tahun 2019.Seorang rekan sindikat menggambarkan Itokazu sebagai sosok yang sangat dihormati yang mendedikasikan dirinya untuk menyelesaikan perselisihan antara faksi-faksi yang sebelumnya terpecah.

“Dia bekerja keras untuk menghilangkan dendam lama antara kelompok-kelompok yang bersatu. Dia adalah seorang pria berkarakter hebat, dicintai banyak orang—seperti teladan bagi yakuza Okinawa,” kata seorang rekan yakuza, menambahkan bahwa tidak ada perselisihan atau masalah baru-baru ini yang diketahui seputar ketua tersebut.

Kepolisian Prefektur Okinawa sedang bergegas untuk mengidentifikasi secara pasti jenazah tersebut sambil menyelidiki penyebab kebakaran dari sudut pandang kriminal dan kecelakaan.

Pihak berwenang juga memantau secara ketat pergerakan sindikat dan anggotanya untuk mencegah potensi kerusuhan di dunia bawah. Seorang penyelidik menyatakan, “Sambil melanjutkan penyelidikan dari perspektif kejahatan dan kecelakaan, kami juga akan berupaya mengumpulkan informasi tentang aktivitas Kyokuryu-kai dan anggotanya.”

Topik Menarik