Prodia (PRDA) Luncurkan Layanan Klinik Stemcell Pasca Akuisisi 30 Persen Saham ProSTEM

Prodia (PRDA) Luncurkan Layanan Klinik Stemcell Pasca Akuisisi 30 Persen Saham ProSTEM

Ekonomi | idxchannel | Senin, 20 April 2026 - 14:54
share

IDXChannel - PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) resmi meluncurkan layanan Stemcell Clinic by Prodia sebagai pusat terapi pengobatan regeneratif berbasis sel punca. Layanan ini hadir untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap layanan stem cell berbasis teknologi.

Stemcell Clinic by Prodia berlokasi di Prodia Senior Health Centre (PSHC) di kawasan Pondok Indah, Kebayoran Lama, Jakarta. Klinik ini menawarkan layanan standar medis dan keamanan tinggi, yang berkolaborasi dengan PT Prodia Stemcell Indonesia (ProSTEM).

Direktur Utama Prodia, Dewi Muliaty mengatakan, peluncuran layanan Stemcell Clinic by Prodia  merupakan langkah lanjutan yang dilakukan perseroan setelah melakukan akuisisi strategis atas 30 persen saham ProStem.

"Melanjutkan langkah strategis tahun 2025 dengan akuisisi 30 persen saham ProSTEM, Prodia terus berkomitmen menghadirkan inovasi layanan kesehatan yang berfokus pada kebutuhan masyarakat, termasuk pengembangan terapi pengobatan regeneratif berbasis sel punca sebagai bagian dari precision medicine dan future medicine," katanya melalui keterangan resmi, Senin (20/4/2026).

Dewi mengatakan, pembukaan Stemcell Clinic by Prodia merupakan kolaborasi antara Prodia dan ProStem dalam menyediakan solusi kesehatan yang tidak hanya kuratif, melainkan preventif, regeneratif, dan mendukung wellness masyarakat secara menyeluruh.

Didukung tenaga medis yang profesional dan berpengalaman, Prodia optimistis layanan Stemcell Clinic by Prodia dapat memperkuat posisi perseroan sebagai penyedia layanan kesehatan terintegrasi terdepan di Indonesia.

Dewi mengungkapkan, layanan ini ke depannya akan diperluas ke kota-kota strategis. Pembukaan tidak hanya terbatas pada specialty clinic saja, tetapi menjadi bagian dari ekosistem layanan kesehatan Prodia secara menyeluruh.

Direktur ProSTEM, Cynthia Retna Sartika menambahkan, sebagai perusahaan yang memiliki pengalaman panjang meneliti dan mengembangkan terapi sel punca, sel, dan turunannya, ProSTEM memiliki kapabilitas dan teknologi untuk menghadirkan produk terstandar dengan pendekatan ilmiah.

Dia menyebut, pendekatan yang dilakukan tidak hanya bersifat inovasi melainkan juga pada konsisten kualitas, proses, izin operasional, hingga standar internasional seperti NetCord & Foundation for the Accreditation of Cellular Therapy (FACT-NetCord) serta Association for the Advancement of Blood & Biotherapies (AABB), khususnya dalam aspek pengendalian mutu (quality control), traceability, dan keamanan produk berbasis sel.

"Kami optimistis kolaborasi ini dapat berjalan secara berkelanjutan serta memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan terapi regeneratif melalui advanced medicine di Indonesia,” kata Cynthia.

(Rahmat Fiansyah)

Topik Menarik