Lanjutkan Pertumbuhan Bisnis, BCAP Catat Kenaikan Laba Bersih 130,1 di 2025

Lanjutkan Pertumbuhan Bisnis, BCAP Catat Kenaikan Laba Bersih 130,1 di 2025

Ekonomi | sindonews | Kamis, 26 Maret 2026 - 09:29
share

PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) mencatatkan kinerja keuangan positif sepanjang 2025 dengan pertumbuhan signifikan pada pendapatan dan laba bersih. Peningkatan ini didorong oleh ekspansi bisnis serta penguatan ekosistem layanan keuangan digital terintegrasi.

"Pertumbuhan ini menjadi sinyal kuat fase digital take-off perseroan untuk menjadi yang terdepan dalam ekosistem layanan keuangan digital terintegrasi di Indonesia," demikian disampaikan manajemen BCAP dalam laporan kinerja tahunan 2025, dikutip pada Kamis (26/3/2026).

Baca Juga:Promo Ramadan Seru dari QRIS MotionBank Layanan Digital MNC Bank

Pendapatan konsolidasian BCAP tercatat mencapai Rp3,8 triliun pada tahun buku 2025, meningkat 16,2 persen secara tahunan dibandingkan Rp3,2 triliun pada 2024. Kontribusi terbesar berasal dari bunga dan dividen sebesar Rp2,1 triliun atau 56,1 persen dari total pendapatan.

Selain itu, pendapatan jasa asuransi menyumbang Rp806,3 miliar atau tumbuh 15 persen secara tahunan. Kinerja juga ditopang oleh pertumbuhan pendapatan digital sebesar Rp393,5 miliar atau naik 28,8 persen, serta pendapatan pasar modal yang melonjak 69,1 persen menjadi Rp355,8 miliar.Dari sisi profitabilitas, laba bersih Perseroan melonjak 130,1 persen menjadi Rp277,9 miliar pada 2025. Peningkatan ini terutama didorong oleh kinerja positif anak usaha di berbagai lini bisnis.

Pada sisi neraca, total aset BCAP tercatat sebesar Rp29,0 triliun per akhir 2025, dengan liabilitas sebesar Rp23,6 triliun dan ekuitas Rp5,4 triliun. Perseroan juga memperkuat posisi pasar melalui berbagai kolaborasi strategis serta masuk dalam indeks global FTSE Global Equity Index (Micro-Cap) pada September 2025.

Di segmen perbankan, anak usaha PT Bank MNC Internasional Tbk mencatatkan pendapatan bunga sebesar Rp1,5 triliun atau tumbuh 8,9 persen secara tahunan, serta laba bersih Rp81,8 miliar. Rasio permodalan (KPMM) tetap kuat di level 24,7 persen, dengan kualitas kredit terjaga.

Pada bisnis digital, aplikasi MotionPay yang dikembangkan oleh PT MNC Teknologi Nusantara terus berkembang, termasuk ekspansi penggunaan QR lintas negara di Jepang. Volume transaksi sepanjang 2025 mencapai 1,01 miliar, mencerminkan peningkatan adopsi layanan digital.Sementara itu, lini pembiayaan melalui PT MNC Finance dan PT MNC Guna Usaha Indonesia mencatatkan total aset Rp2,4 triliun, tumbuh 11,7 persen secara tahunan, dengan kualitas pembiayaan tetap terjaga.

Baca Juga:MNC Kapital Indonesia Bukukan Pendapatan Konsolidasian Rp1,87 Triliun di Semester I-2025

Di segmen pasar modal, PT MNC Sekuritas memperluas basis nasabah hingga 250 ribu melalui inovasi aplikasi MotionTrade. Selain itu, PT MNC Asset Management mencatatkan pertumbuhan dana kelolaan (AUM) sebesar 47,3 persen sepanjang 2025.

Pada sektor asuransi, PT MNC Asuransi Indonesia dan PT MNC Life Assurance terus memperkuat bisnis melalui kerja sama strategis dan peningkatan kinerja. MNC Life bahkan mencatatkan pertumbuhan laba bersih lebih dari dua kali lipat, didukung oleh penguatan produk asuransi jiwa kredit.

Ke depan, BCAP menargetkan pertumbuhan berkelanjutan melalui penguatan sinergi antarunit usaha serta peningkatan inklusi keuangan digital di Indonesia, seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan keuangan yang terintegrasi dan mudah diakses.

Topik Menarik