Istana soal Rencana Potong Gaji Menteri hingga Anggota DPR

Istana soal Rencana Potong Gaji Menteri hingga Anggota DPR

Ekonomi | okezone | Rabu, 18 Maret 2026 - 06:58
share

JAKARTA - Istana buka-bukaan soal rencana pemotongan gaji menteri hingga anggota DPR. Menurut Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, pemerintah saat ini tengah mengkaji secara detail rencana pemotongan gaji pejabat negara, menteri, hingga anggota DPR.

Kajian ini seiring arahan Presiden Prabowo Subianto pada saat Sidang Kabinet Paripurna yang mendorong penghematan anggaran imbas perang di Timur Tengah.

“Sedang kita detilkan kajiannya,” ungkap Prasetyo usai menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pengawakan Program Strategis Presiden Prabowo Subianto di Kantor Kementerian Pertahanan (Kemenhan), Jakarta, Selasa (17/3/2026).

Prasetyo mengungkapkan bahwa pemerintah saat ini tidak hanya melakukan kajian untuk pemotongan gaji, tetapi juga mendorong langkah efisiensi lain di lingkungan kementerian dan lembaga.

Prasetyo juga menegaskan bahwa pasokan energi, khususnya bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia masih relatif aman. “Pemerintah bersama kementerian terkait dan pihak Pertamina memastikan ketersediaan stok tetap terjaga melalui sistem cadangan dan pengisian ulang yang berkelanjutan," katanya.

Dirinya meminta kepada masyarakat agar tidak khawatir mengenai pasokan BBM karena stok masih aman. Hal ini juga sudah disampaikan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri.

"Stok cadangan kita, sekian hari itu bukan berarti setelah itu habis minyaknya,itu kan mekanisme yang storage ya, penyimpanan yang begitu kosong itu diisi lagi, begitu kosong diisi lagi,” ujarnya.

“Nah, namun tentunya kita harus menjadikan ini menjadi sebuah pelajaran untuk mengefisienkan diri kita, kan begitu sama, dulu belum ada kejadian juga anggaran bagaimana kita mengefisienkan dalam tanda kutip,” tambah Prasetyo.

 

Mengenai arahan penghematan yang disampaikan Prabowo di Sidang Kabinet Paripurna, Prasetyo menegaskan kepala negara menghimbau jajaran pemerintahan untuk menjadi contoh dalam melakukan efisiensi.

“Nah, sekarang mari kita maknai dari Bapak Presiden kemarin itu dia sebagai Kepala Negara, Kepala Pemerintahan yang mengimbau kepada kita semua, yang tentunya nanti dimulai dari unsur pemerintah, kementerian, lembaga, kan banyak yang bisa dilakukan untuk mengurangi konsumsi BBM, misalnya bagaimana kita migrasi ke transportasi publik, bagaimana mengurangi atau membatasi pemakaian kendaraan dinas, plat merah itu. Jadi begitu-begitu, sedang kita finalkan,” pungkasnya. 
 

Topik Menarik