IHSG Sesi Siang Menguat Pasca Libur Imlek Sentuh 8.285, Nilai Transaksi Rp13,27 Triliun
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup sesi I perdagangan Rabu (18/2/2026) di zona hijau setelah kembali dibuka pasca libur panjang Tahun Baru Imlek. Indeks tercatat naik 72,82 poin atau 0,89 ke level 8.285,09.
IHSG dibuka di level 8.235,81 dan sempat bergerak dalam rentang 8.227,45 hingga 8.302,16 sepanjang sesi pertama. Kinerja positif ini didukung aktivitas transaksi yang cukup ramai dengan nilai perdagangan mencapai Rp13,27 triliun dari volume 28,43 miliar saham dan frekuensi 1,818 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp15.012 triliun.
Baca Juga: IHSG Bangkit Lagi 3,49 dalam Sepekan, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp14.889 Triliun
Penguatan indeks didorong dominasi saham yang bergerak naik. Tercatat sebanyak 466 saham menguat, 230 saham melemah, dan 262 saham stagnan. Kondisi ini menunjukkan sentimen pasar yang relatif positif pada hari pertama perdagangan setelah libur panjang.
Dari sisi sektoral, hampir seluruh indeks sektor berada di zona hijau. Sektor transportasi mencatat kenaikan tertinggi sebesar 3,17, disusul sektor non-primer 2,55, energi 1,79, teknologi 1,63, infrastruktur 1,56, perindustrian 1,55, primer 1,32, properti 0,84, barang baku 0,72, dan keuangan 0,23 persen. Hanya sektor kesehatan yang terkoreksi tipis 0,24.
Pada daftar saham penguat terbesar (top gainers), Cipta Perdana Lancar Tbk. (PART) memimpin dengan kenaikan 34,33 ke level 180. Diikuti Rockfields Properti Indonesia Tbk. (ROCK) yang melonjak 24,83 ke 3.770, serta Batulicin Nusantara Maritim Tbk. (BESS) naik 24,74 ke 1.815.
Selanjutnya Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk. (RMKO) menguat 24,62 ke 810 dan Indospring Tbk. (INDS) naik 23,53 ke 2.730. Baca Juga: Pasar Saham Gonjang-ganjing, Hashim Sebut Prabowo Marah Besar
Sementara itu daftar saham penekan indeks (top losers) dipimpin Hillcon Tbk. (HILL) yang turun 15 ke level 68. Disusul saham milik Pinnacle Persada Investama Tbk. yakni XPLQ turun 11,83 persen ke 425 dan XPSG turun 10,77 ke 348.
Kemudian Link Net Tbk. (LINK) melemah 10,75 ke 2.490 serta Tirta Mahakam Resources Tbk. (TIRT) terkoreksi 10 ke 540.










