Laila Dewi Beber Soal Mutasi Rekening Mustopa NR hingga Rp800 Juta, Kiriman Uang dari Tiga Anak yang Kerja di Luar Negeri
FAJAR.CO.ID, JAKARTA Keluarga Mustopa NR, pelaku penembakan kantor pusat Majelis Ulama Indonesia (MUI) angkat suara mengenai mutasi rekening sampai Rp 800 juta. Keluarga memastikan tidak ada transaksi mencurigakan yang dilakukan oleh Mustopa.
Istri Mustopa, Laila Dewi melakui sebuah video mengakui bahwa di rekening suaminya ada transaksi sampai dengan Rp 800 juta. Transaksi ini bersumber dari anak-anaknya sendiri. Dana di rekening tersebut berasal dari anak saya, kata Laila, Jumat (5/5).
Laila mengatakan, tiga orang anaknya bekerja di luar negeri. Masing-masing yakni Hediansyah di Korea Selatan, Lidia Sartika di Hongkong, dan Neza Juliska di Taiwan. Mereka rutin mengirim uang untuk orang tua di Lampung. Pengiriman uang tersebut dimulai dari 2014 sampai sekarang, jelasnya Laila.
Sebelumnya, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap mutasi rekening Mustopa NR, pelaku penembakan kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat mencapai Rp 800 juta. Dikabarkan pula ada penerimaan transfer Rp 200 juta.
Operasional Terminal Peti Kemas Bagendang Tetap Normal saat Aksi Penyampaian Aspirasi TKBM
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, penyidik akan menelusuri kebenaran rekening tersebut. Penyidik akan berkoordinasi dengan instansi terkait, baik itu bank maupun PPATK. Penyidik harus melalui mekanisme peraturan undang-undang untuk melakukan proses penyidikan ini, ujar Trunoyudo kepada wartawan, Kamis (4/5).
Trunoyudo menuturkan, dalam menyelidiki aliran dana penyidik tidak bisa sembarangan. Apalagi ada Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perbankan. Ada proses waktu, ada instansi lain, tentunya ini juga harus melalui mekanisme sesuai dengan prosedur, mekanisme. Baik itu SOP dalam proses penyidikan, maupun mekanisme undang-undang yang berlaku, jelasnya. (jpg/fajar)









