Loading...
Loading…
Saat IHSG Memerah, Saham Teknologi Tampil Heroik

Saat IHSG Memerah, Saham Teknologi Tampil Heroik

Powered by BuddyKu
Ekonomi | IDX Channel | Kamis, 02 Juni 2022 - 11:44

IDXChannel Indeks sektor teknologi (IDXTECHNO) menjadi penahan koreksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan sesi I Selasa (2/6/2022). Investor memborong saham-saham teknologi big cap alias utama pagi ini.

Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG turun 0,10% ke 7.141,99 dengan nilai transaksi Rp11,77 triliun. Investor asing sendiri melakukan beli bersih (net buy) Rp350,66 miliar di pasar reguler.

Sementara, IDXTECHNO melesat 3,60%, memimpin indeks sektoral di atas indeks transportasi & logistik (IDXTRANS) yang menguat 2,80%.

Berikut saham-saham teknologi yang melesat hingga pukul 11.05 WIB.

Harga saham emiten jasa ride-hailing dan e-commerce GOTO menjadi pemimpin kenaikan sebesar 11,84%. Dengan ini, harga saham GOTO berhasil kembali ke atas level harga penawaraan perdana (IPO), yakni Rp340/saham. Sebagai informasi, harga saham GOTO saat IPO pada 11 April lalu berada di Rp338/unit.

Terakhir kali saham GOTO menyentuh level Rp340/saham adalah pada penutupan perdagnagan 22 April 2022.

Kinerja teranyar, GOTO mencatatkan pertumbuhan tiga segmen pada kuartal I/2022. Ketiganya adalah bisnis jasa on-demand, e-commerce, dan financial technology (fintech).

Bisnis on-demand atau jasa pelayanan berdasarkan pesanan konsumen GOTO mencatatkan nilai transaksi bruto atau gross transaction value sebesar Rp14,9 triliun. Realisasi itu tumbuh 44% year-on-year.

"GTV tahun 2021 mencapai Rp50,3 triliun, tumbuh 25% year-on-year, didukung oleh kinerja bisnis pesan antar makanan dan logistik yang kuat," kata manajemen GoTo dalam siaran resminya, Senin (30/5/2022).

Adapun relaksasi pembatasan aktivitas masyarakat menghasilkan pertumbuhan GTV layanan mobilitas sebesar 73% year-on-year pada kuartal pertama 2022. Kinerja tersebut membuat bisnis layanan mobilitas GoTo telah mencapai 70% dari tingkat pra pandemi.

Pendapatan bruto on-demand untuk Q1-2022 mencapai Rp3,1 triliun, atau tumbuh 58% year-on-year. Sementara pendapatan bruto tahun 2021 mencapai Rp10,3 triliun, meningkat 37% year-on-year (yoy).

Saham NFCX dan DIVA juga masing-masing menguat 4,19% dan 3,65% pagi ini.

Selain GOTO, saham teknologi big cap lainnya, BUKA dan DCII juga secara berturut-turut terapresiasi 3,40% dan 0,29%.

Menguatnya ketiga big cap teknologi tersebut turut menjadi penahan di tengah penurunan IHSG jelang penutupan sesi I hari ini.

Berbeda dengan sektor teknologi, sektor dengan kapitalisasi pasar (market cap) jumbo seperti sektor keuangan (IDXFinance) anjlok 1,20% di tengah aksi jual investor terhadap saham perbankan utama. (ADF)

Original Source

Topik Menarik

{