PKS Tak Masalah Demokrat Masuk Kabinet Jokowi

PKS Tak Masalah Demokrat Masuk Kabinet Jokowi

Nasional | BuddyKu | Rabu, 4 Oktober 2023 - 18:11
share

Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera menyatakan bahwa pihaknya tidak masalah jika Demokrat masuk Kabinet Indonesia Maju pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menurut Mardani, bergabungnya Demokrat ke kabinet pemerintah bisa dilihat sebagai arah semakin kuatnya dukungan Jokowi kepada pihak bakal capres Koalisi Indonesia Maju Prabowo Subianto.

"Jika @PDemokrat gabung kabinet pak @jokowi, jangan-jangan Pak Jokowi juga kian kuat ke pihak pak Prabowo," ucapnya dikutip populis.id dari akun X pribadinya, Rabu (4/9).

"Dan bagi kami @PKSejahtera tidak masalah Demokrat masuk kabinet atau tidak, karena sejak awal kami mengedepankan kontestasi karya dan gagasan," imbuh Mardani.

Jika @PDemokrat gabung kabinet pak @jokowi jangan-jangan Pak Jokowi juga kian kuat ke pihak pak Prabowo. Dan bagi kami @PKSejahtera tidak masalah Demokrat masuk kabinet atau tidak, karena sejak awal kami mengedepankan kontestasi karya dan gagasan. https://t.co/emQ66TyPOu

Mardani Ali Sera (@MardaniAliSera) October 4, 2023

Untuk diketahui, berdasarkan rekaman video yang dilansir dari Liputan 6, Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) diketahui tiba di Istana Bogor dengan pengawalan pada pukul 17.00 WIB pada Senin (2/10/2023) untuk menyambangi Presiden Jokowi.

Kemudian setelah satu jam pertemuan terjadi, SBY terlihat keluar dari pintu Istana dengan didampingi Jokowi, kemudian ia diantarkan presiden hingga pintu mobil.

Juru Bicara Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra tidak berbicara banyak ketika mengonfirmasi hal tersebut, ia hanya tersenyum dan mengaku tidak mengawal SBY. "Saya sedang di Jakarta," singkat dia, Senin (2/10/2023).

Kemudian setelah satu jam pertemuan terjadi, SBY terlihat keluar dari pintu Istana dengan didampingi Jokowi, kemudian ia diantarkan presiden hingga pintu mobil.

Juru Bicara Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra tidak berbicara banyak ketika mengonfirmasi hal tersebut, ia hanya tersenyum dan mengaku tidak mengawal SBY. "Saya sedang di Jakarta," singkat dia, Senin (2/10/2023).

Demokrat sendiri, kata dia, diharapkan bisa memberikan dampak positif terlebih untuk dinamika politik jelang Pemilu 2024. "Silaturahmi ini kami yakini akan memberi dampak positif membuat dinamika politik menjadi lebih teduh dan sejuk," tuturnya.

Topik Menarik