Turki Serang Basis PKK di Irak Setelah Pemboman di Ankara
Pesawat-pesawat jet Turki melancarkan serangan udara di wilayah Kurdistan Irak pada Minggu (1/10) malam, setelah sebuah ledakan yang terjadi pada hari yang sama melukai dua polisi di dekat gedung parlemen Turki di Ankara.
Beberapa jam setelah pemboman tersebut, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan bersumpah bahwa para teroris tidak akan pernah mencapai tujuan mereka.
Partai Pekerja Kurdistan (PKK), yang digolongkan sebagai kelompok teroris oleh Turki dan sekutu-sekutunya di Barat, mengaku bertanggung jawab atas ledakan itu. Kelompok itu telah melancarkan aksi pemberontakan mematikan terhadap Ankara selama empat dekade terakhir.
Distrik yang dijadikan sasaran pemboman pada hari Minggu itu merupakan kantor sejumlah kementerian dan parlemen Turki, yang dibuka kembali sesuai rencana pada siang harinya dengan sebuah pidato dari Erdogan.










