KKB Bakar Rumah Dinas DPRD di Pegunungan Bintang

KKB Bakar Rumah Dinas DPRD di Pegunungan Bintang

Nasional | BuddyKu | Kamis, 21 September 2023 - 16:28
share

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dilaporkan membakar pasar dan tujuh kios di Kampung Yapimakot, Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, Senin (18/9/2023).

Usai melakukan pembakaran mereka menembak dua orang warga sipil. Penembakan itu terjadi di Kampung Mabillabol, Distrik Oksibil, Pegunungan Bintang, Senin (18/9/2023), sekitar pukul 14:30 WIT.

Usai lakukan pembakaran pasar Serambakon dan kios milik masyarakat di Kampung Yapimakot, gerombolan KST berulah kembali dengan menembak warga sipil, kata kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Inf Johanis Parinussa dalam keterangannya, Kamis (21/9/2023).

Dua warga sipil yang menjadi korban penembakan masing-masing berinisial RB (51) dan YK (37). Kedua korban mengalami luka tembakan di bagian betis kiri.

Kedua korban yakni RB luka tembak di bagian betis kiri dan saudara YK luka tembak di bagian betis kiri, ujarnya.

Aparat yang datang ke lokasi kemudian mengevakuasi kedua korban ke rumah sakit Umum Daerah (RSUD) Pegunungan Bintang.

Melihat kedua warga yang tertembak, kemudian aparat keamanan bersama masyarakat lainnya mengevakuasi kedua warga tersebut ke RSUD Pegunungan Bintang untuk mendapat penanganan medis, katanya.

Johanis menyebut aparat keamanan tengah mengusut dan mengejar para pelaku penembakan. Dia menyebut para pelaku merupakan bagian dari KKB Bintang Timur di wilayah Pegunungan Bintang.

Aparat keamanan TNI/Polri berupaya mengejar dan mencari para pelaku penembakan yang merupakan bagian dari gerombolan KKB Pegunungan Bintang, katanya.

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz AKBP Bayu Suseno mengatakan, pasar yang dibakar merupakan milik pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang. Sedikitnya ada tujuh kios milik korban asal Sulawesi Tenggara hangus terbakar.

Kerugian material berupa 1 pasar yang merupakan aset pemerintah daerah kabupaten Pegunungan Bintang dan 7 kios milik warga masyarakat Sulawesi Tenggara (Buton), ujar Bayu.

Topik Menarik