Ngeri! Penembakan Selama Halloween di AS, 24 Orang Tewas 90-an Luka
WASHINGTON, iNews.id - Penembakan selama perayaan Halloween di Amerika Serikat (AS) yang berlangsung pada akhir pekan, Sabtu-Minggu (31/10 - 1/11/2026), menewaskan sedikitnya 24 orang. Selain itu 94 lainnya luka dalam serangan di berbagai lokasi di penjuru AS, demikian penelusuran The New York Times (NYT).
Tiga penembakan terjadi di Deep Ellum, Dallas, Texas, pada Minggu (1/11/2026) dini hari, menewaskan sedikitnya empat orang dan melukai 15 lainnya.
Lokasi penembakan adalah kelab malam, toko kostum, stadion, hingga kampus-kampus.
Kekerasan tersebut terjadi saat warga AS merayakan Halloween, perayaan yang identik dengan konsumsi minuman beralkohol serta penggunaan narkoba.
Di Detroit, seorang bocah 5 tahun yang mengenakan kostum Halloween terkena tembakan di dada saat bermain di ruang belakang rumah.
“Dia memberi tahu ibunya, ‘Saya rasa saya tertembak’,” kata Arnold Williams, wakil kepala kepolisian Departemen Kepolisian Detroit.
Beruntung bocah yang tak disebutkan identitasnya itu dalam kondisi stabil.
Di Jacksonville, Florida, 13 orang ditembak dan dua orang tewas dalam dua penembakan terpisah.
Departemen Kepolisian Jacksonville menyatakan, seorang remaja 17 tahun tewas akibat terkena peluru nyasar saat mengantre untuk pesta Halloween. Dua orang lainnya luka dalam insiden itu juga menjadi korban salah tembak.
Di lokasi lain di Jacksonville, 10 orang ditembak sekitar saat pesta rumah yang dihadiri lebih dari 100 orang, hingga kekerasan meluas ke jalanan.
Seorang pria 20 tahun tewas, dan seorang remaja perempuan 15 tahun terluka namun stabil. Satu korban masih dalam kondisi kritis.
Penembakan juga terjadi di kelab malam di Jackson, Mississippi, menyebabkan dua orang tewas dan empat lainnya luka.
Di toko kostum di California Utara, seorang pria bersenjata membunuh ibu hamil bersama empat anaknya serta melukai enam orang lainnya, termasuk dua remaja yang berada dalam kondisi kritis.
Selanjutnya di Kota Oklahoma, petugas merespons keributan di sebuah taman selama pesta Halloween. Satu orang ditembak beberapa kali di kaki hingga luka parah.
Kengerian belum berakhir, lebih dari 20 orang ditembak di dekat kampus atau di acara-acara universitas.
Satu orang tewas dan delapan lainnya luka di luar Legion Field di Birmingham, Alabama, tempat Alabama A&M bermain melawan Alabama State.
Kemudian di Bloomington, Illinois, petugas mengevakuasi delapan korban penembakan di dekat kampus Universitas Illinois Wesleyan. Seorang perempuan 19 tahun tewas di tempat kejadian.
Tujuh orang lainnya dibawa ke rumah sakit setempat, salah satunya masih dalam kondisi kritis.
Di Dallas, setidaknya empat orang tewas dan 15 lainnya terluka dalam tiga penembakan di lingkungan Deep Ellum, yang terjadi dalam kurun waktu sekitar 75 menit.
Meski data menunjukkan tingginya risiko kekerasan pada Halloween, mencegahnya sangat sulit.
“Polisi tidak bisa berada di setiap bar. Mereka tidak bisa berada di setiap tempat parkir,” kata Alexis Piquero, seorang kriminolog di Universitas Miami.









