Peringati Hari Santri 2026, Prabowo: Santri Bagian Penting dalam Sejarah Kemerdekaan

Peringati Hari Santri 2026, Prabowo: Santri Bagian Penting dalam Sejarah Kemerdekaan

Berita Utama | sindonews | Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:16
share

Presiden Prabowo Subianto mengucapkan Selamat Hari Santri Nasional yang diperingati setiap 22 Oktober. Prabowo menyampaikan apresiasi atas peran santri, santriwati, dan pondok pesantren dalam sejarah perjuangan serta kemerdekaan bangsa Indonesia.

Ucapan tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan pembuka dalam agenda Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Tahun 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (22/10/2026).

“Saya ingin menggunakan kesempatan ini untuk menyampaikan atas nama pribadi dan atas nama Pemerintah Republik Indonesia, saya ingin menggunakan kesempatan ini juga untuk mengucapkan Selamat Hari Santri Nasional 22 Oktober 2026,” kata Prabowo.

Baca juga: Cak Imin Tantang Santri: Jangan Cuma Jaga Tradisi, Berantas Kemiskinan!

Prabowo menegaskan, santri dan santriwati serta pondok pesantren telah menjadi bagian penting dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia, terutama dalam perjuangan merebut kemerdekaan.“Santri dan santriwati dan pondok pesantren telah menjadi bagian penting dalam sejarah perjuangan dan kemerdekaan bangsa Indonesia. Santri kompak dan hebat, Indonesia semakin kuat,” ujarnya.

Lihat video: Sejarah Singkat Hari Santri : Peran Ulama Di Balik Kemerdekaan RI

 

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyinggung pentingnya upaya pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk melalui penguatan ekonomi rakyat di berbagai sektor.

Dia menyebut petani, nelayan, pedagang, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga masyarakat yang berjuang membantu perekonomian keluarga sebagai bagian penting dari kekuatan ekonomi bangsa.

Menurut Prabowo, pertumbuhan ekonomi harus dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat, termasuk melalui peningkatan pendapatan dan daya beli keluarga.

“Kekuatan ekonomi bangsa yang sesungguhnya harus dirasakan oleh rakyat secara nyata. Oleh petani di desa-desa, oleh nelayan di pesisir, oleh pedagang di pasar-pasar, oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah, oleh ibu-ibu yang berjuang membantu ekonomi keluarganya,” tutur Prabowo.

Topik Menarik