Suami di NTT Diduga Habisi Istri lalu Rekayasa Seolah Bunuh Diri, Motif Cemburu
MANGGARAI TIMUR, iNews.id - Seorang istri berinisial HGV (32) di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), tewas diduga dibunuh suami. Polisi mengungkap dugaan tersebut setelah menemukan sejumlah kejanggalan di tempat kejadian perkara (TKP) yang mengarah pada upaya membuat kematian korban seolah-olah akibat bunuh diri.
Kasus suami bunuh istri ini terungkap setelah korban HGV ditemukan dalam kondisi tidak wajar di rumahnya di Tiwu Kondo, Kecamatan Elar, Minggu 27 September lalu. Saat ditemukan, leher korban terikat kain batik, sedangkan kedua kakinya terikat menggunakan ikat pinggang.
Korban pertama kali ditemukan oleh Remigus Romanus Sawa yang pulang ke rumah untuk makan siang. Saat melihat kondisi HGV, saksi mengambil pisau dan memotong kain batik yang melilit leher korban hingga terlepas.
Kasat Reskrim Polres Manggarai Timur Iptu Ahmad Zacky Shodri mengatakan korban kemudian jatuh dalam posisi terlentang. Saksi selanjutnya berteriak meminta pertolongan.
"Sesampainya di rumah, saksi melihat pintu dalam keadaan terbuka. Kemudian saksi melihat korban berdiri dengan leher terikat kain batik dan kaki terikat ikat pinggang," kata Ahmad Zacky.
Polisi bersama tim medis dokter RSUD Borong kemudian mendatangi lokasi kejadian untuk olah TKP dan memeriksa kondisi jenazah dan mengungkap penyebab kematian korban.
Dari pemeriksaan awal, polisi menemukan sejumlah kejanggalan. Posisi tubuh korban yang jatuh terlentang dan kondisi kain yang digunakan untuk mengikat leher menjadi bagian yang diperiksa petugas.
Polisi juga menemukan kondisi TKP sudah tidak sesuai dengan keadaan awal. Temuan tersebut membuat Tim URC Resmob Polres Manggarai Timur mencurigai adanya rekayasa dalam kasus kematian HGV.
Penyidik kemudian mengamankan suami korban berinisial YHB, untuk menjalani pemeriksaan. Dalam pemeriksaan, YHB mengakui telah mencekik istrinya hingga meninggal dunia.
"Terduga pelaku mengaku membunuh korban terlebih dahulu dengan cara mencekik leher korban. Kemudian terduga pelaku memanipulasi kejadian seolah-olah korban bunuh diri," ujar Ahmad Zacky dikutip dari iNews Alor, Minggu (4/10/2026).
Anev Kamseltibcarlantas, Kakorlantas Polri Sebut Angka Fatalitas Korban Kecelakaan Menurun
Polisi menduga tindakan tersebut dilakukan untuk menghilangkan jejak pembunuhan. Keterangan YHB juga menjadi dasar penyidik untuk mendalami rangkaian kejadian sebelum korban ditemukan meninggal.
Dari pemeriksaan sementara, polisi menduga kecemburuan menjadi motif pembunuhan. YHB diduga mencurigai istrinya berselingkuh setelah beberapa kali menemukan puntung rokok yang berbeda di rumah mereka setiap pulang kerja.
Meski demikian, polisi masih mendalami motif dan kronologi secara menyeluruh untuk memastikan rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia.
Pelaku YHB kini telah diamankan Tim URC Resmob dan diserahkan kepada penyidik Sat Reskrim Polres Manggarai Timur. Polisi masih mendalami kasus dugaan pembunuhan tersebut.






