Hatta Rajasa dan Anwar Usman Merapat ke Istana Jelang Pelantikan Wantimpres
IDXChannel - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian periode 2009–2014, Hatta Rajasa tiba di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (2/10/2026). Dia datang untuk menghadiri pelantikan Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).
Hatta mengaku, telah dihubungi oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi kemarin lusa. Dalam komunikasi itu, Hadi disebut menawari Hatta jabatan sebagai Wakil Wantimpres.
"Saya sebetulnya ditelpon Pak Mensesneg dua hari lalu menyampaikan pesan Presiden apakah bersedia jadi Wakil Wantimpres," kata Hatta setiba di Istana Kepresidenan.
Selanjutnya, Hatta mengaku dihubungi Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya untuk hadiri pelantikan hari ini.
"Lalu tadi pagi ditelpon pak Seskab Teddy untuk pelatikan hari ini," kata Hatta.
Saat disinggung komposisi anggota Wantimpres, ia mengaku tak mengetahui.
"Berapa anggota Wantimpers pak saya belum tahu. saya belum tahu juga ketuanya," ungkapnya.
Selain Hatta, ada Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman turut hadir di Istana Kepresidenan.
Dia datang bersama sang istri yang juga adik Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi), Idayati.
Anwar mengaku diundang hadir ke Istana oleh Utusan Khusus Presiden (UKP) Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad pada Kamis (1/10/2026).
"Nah, ya terserah aja, saya diundang tadi malam. Jam 9, oleh... apa, ya saya sebut namanya aja, saya dikontak sama Raffi Ahmad," kata Anwar.
Kendati begitu, Anwar mengaku tak tahu undangan itu untuk hadiri acara apa.
"Saya enggak tahu, pokoknya saya diminta untuk hadir di sini," ucapnya.
Saat disinggung diundang untuk hadiri pelantikan Wantimpres, Anwar mengaku tak tahu.
"Ya enggak tahu, sebagai undangan atau apa, lihat aja nanti," ucap Anwar.
Meski begitu, Anwar tak masalah bila mendapat amanah sebagai Wantimpres.
"Begini, sesuai dengan pernyataan saya berkali-kali. Saya itu... hamba Allah dan warga negara yang taat. Pada Allah taat, pada konstitusi, pada bangsa dan negara," kata Anwar.
(Nur Ichsan Yuniarto)









