Satgas Damai Cartenz Usut Jaringan Amunisi Ilegal di Mimika, 3 Orang Diringkus

Satgas Damai Cartenz Usut Jaringan Amunisi Ilegal di Mimika, 3 Orang Diringkus

Berita Utama | inews | Kamis, 1 Oktober 2026 - 09:43
share

MIMIKA, iNews.id - Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz-2026 menangkap tiga orang yang diduga terlibat dalam kepemilikan dan peredaran amunisi ilegal di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Selasa (29/9/2026). Dalam penangkapan tersebut, polisi menyita puluhan butir amunisi berbagai jenis sebagai barang bukti.

Tiga orang yang ditangkap masing-masing berinisial DRW (24), PY (23), dan GT (25). Penanganan perkara ini dilakukan berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/A/25/IX/2026/SPKT.SATRESKRIM/POLRES MIMIKA/POLDA PAPUA TENGAH terkait dugaan tindak pidana penyalahgunaan senjata api, amunisi, dan bahan peledak.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo menjelaskan, penangkapan ketiga orang tersebut merupakan bagian dari pengembangan perkara penyalahgunaan amunisi.

"Dari tiga orang yang diamankan, penyidik menyita barang bukti berupa 67 butir amunisi kaliber 5,56 mm tajam, tiga butir amunisi 5,56 mm karet, dan satu butir amunisi 5,56 mm hampa. Selain amunisi, turut disita satu unit sepeda motor serta satu unit telepon seluler," ujar Kombes Yusuf.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, DRW diduga berperan sebagai kurir yang membawa 66 butir amunisi tajam, tiga amunisi karet dan satu amunisi hampa. 

PY juga diduga bertindak sebagai kurir dengan membawa satu butir amunisi tajam. Sementara itu, GT diduga merupakan pemilik amunisi yang menjual serta memerintahkan DRW dan PY untuk mengedarkannya.

Atas perbuatannya, para pelaku disangkakan Pasal 306 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun.

Sementara itu, Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol Faizal Ramadhani menegaskan, penegakan hukum akan dilaksanakan secara profesional, terukur, dan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah. 

Polisi masih terus mendalami keterlibatan para pihak serta mencari asal-usul amunisi tersebut.

Wakaops Damai Cartenz-2026, Kombes Pol Adarma Sinaga, turut mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi oleh isu liar dan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi demi menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif di wilayah Mimika.

Topik Menarik