Viral! Antre Isi Daya Mobil Listrik Berujung Baku Hantam di Cikupa Tangerang

Viral! Antre Isi Daya Mobil Listrik Berujung Baku Hantam di Cikupa Tangerang

Berita Utama | inews | Rabu, 9 September 2026 - 17:40
share

TANGERANG, iNews.id - Keributan dua pengendara mobil terjadi di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) kawasan Suvarna Sutera, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, Minggu (6/9/2026). Perselisihan yang diduga dipicu masalah antrean tersebut berujung baku hantam dan videonya viral di media sosial.

Dalam rekaman video amatir, terlihat seorang pria mengenakan kaus putih menghampiri pengendara lain yang mengenakan pakaian hitam. Keduanya kemudian terlibat perkelahian sebelum akhirnya dilerai petugas keamanan SPKLU.

Kasi Humas Polresta Tangerang Ipda Tri Leksono ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurut dia, peristiwa bermula ketika pelapor berinisial MRA hendak mengisi daya kendaraan listrik di SPKLU.

Saat melakukan pengisian, MRA didatangi seorang pria yang mengaku sudah mengantre untuk mendapatkan giliran. Pria tersebut kemudian meminta MRA mencabut pengisi daya yang sedang digunakan.

Permintaan itu ditolak karena MRA merasa sudah lebih dahulu mengantre. Perselisihan pun terjadi hingga keduanya terlibat adu fisik.

Petugas keamanan yang berada di lokasi segera datang dan melerai kedua pengendara. Keributan akhirnya dapat dihentikan sehingga tidak berkembang menjadi bentrokan yang lebih besar.

Polisi telah melakukan penyelidikan atas kejadian tersebut. Petugas juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan sejumlah barang bukti.

"Yang dilaporkan, yaitu tindakan pengancaman dengan kekerasan. Untuk saat ini dari pihak penyidik masih meminta keterangan dari saksi-saksi," ujar Ipda Tri Leksono, Rabu (9/9/2026).

Salah satu bukti yang diperiksa adalah rekaman kamera CCTV di sekitar lokasi kejadian. Polisi juga meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengetahui secara pasti rangkaian peristiwa hingga terjadi perkelahian.

Penyelidikan masih dilakukan untuk memastikan penyebab dan kronologi lengkap keributan dua pengendara tersebut.

Topik Menarik