BNPB Tepis Kabar Petugas Serah Terima Bantuan Gempa NTT Tak Sesuai Berita Acara

BNPB Tepis Kabar Petugas Serah Terima Bantuan Gempa NTT Tak Sesuai Berita Acara

Berita Utama | idxchannel | Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:10
share

IDXChannel - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menepis kabar pemberitaan di masyarakat terkait petugas BNPB di Kabupaten Manggarai Timur melakukan serah terima jumlah bantuan tidak sesuai dengan berita acara.

Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan menjelaskan, jumlah bantuan yang akan disalurkam itu masih dalam proses pengiriman. Ia berkata, pengiriman bantuan itu dilakukan secara bertahap lantaran ada tantangan dalam distribusi.

"PIC BNPB di Kabupaten Manggarai Timur melakukan serah terima jumlah bantuan tidak sesuai dengan berita acara adalah tidak benar. Jumlah bantuan yang pada saat insiden itu hanya sebagian dan masih dalam proses pengiriman yang dilakukan secara bertahap mengingat adanya tantangan geografis dan moda transportasi terbatas," kata Berton saat jumpa pers secara daring, Sabtu (22/8/2026).

Berton memastikan, PIC BNPB di Kabupaten Manggarai Timur hadir di Kecamatan Lamba Leda Utara hanya untuk pendampingan dan pemantauan distribusi logistik hingga ke masyarakat terdampak. Sementara itu, pengiriman barang menjadi tanggung jawab posko Kabupaten Manggarai Timur.

"Untuk itu, kami mengimbau agar seluruh pihak terkait tetap menjaga koordinasi dengan baik untuk kepentingan warga terdampak," kata Berton. 

BNPB juga mengimbau kepada seluruh personil dan relawan yang bertugas di lapangan untuk menjaga kesehatan dan keselamatan. Ia berkata, Pemerintah mengapresiasi dukungan dan kolaborasi seluruh pihak termasuk para akademisi dan tenaga medis yang turut hadir memberikan dukungan pelayanan kesehatan bagi para penyintas. 

"Kolaborasi ini menjadi wujud nyata gotong royong dalam memastikan kebutuhan kesehatan masyarakat terdampak bencana dapat terpenuhi. Kami memastikan pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak menjadi prioritas," pungkasnya. (Wahyu Dwi Anggoro)

Topik Menarik