Prabowo Akan Kunjungi Belarus, Balas Lawatan Presiden Lukashenko
JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menyatakan, akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Belarus sebagai kunjungan balasan atas lawatan Presiden Belarus Aleksandr Lukashenko ke Indonesia.
Lukashenko sedang melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia pada 1–2 Juli 2026. Dalam kunjungan tersebut, ia menjadi kepala negara dari negara sahabat pertama yang menginap di Istana Negara.
"Yang Mulia Presiden Lukashenko, delegasi yang saya hormati, sekali lagi saya ingin menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas kunjungan kenegaraan Yang Mulia untuk kedua kalinya ke Indonesia. Tentunya saya juga akan membalas kunjungan ini," kata Prabowo dalam pernyataan pers bersama di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/7/2026).
Prabowo mengatakan, kunjungan Lukashenko merupakan suatu kehormatan bagi Republik Indonesia, rakyat Indonesia, maupun dirinya secara pribadi. Ia mengingatkan bahwa Lukashenko pertama kali mengunjungi Indonesia pada 2013.
Bandara Ben Gurion Israel Rugi Rp4 Triliun gegara Jadi Tempat Parkir Puluhan Pesawat Militer AS
"Lebih dari 13 tahun yang lalu Yang Mulia melakukan kunjungan ke Republik Indonesia dan sekarang kembali lagi. Kami merasa sangat dihormati. Kami juga berterima kasih atas sambutan hangat yang kami terima saat berkunjung ke Minsk, Belarus, tahun lalu," ujarnya.
Menurut Prabowo, kunjungan tersebut menandai semakin eratnya hubungan persahabatan Indonesia dan Belarus di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian.
"Belarus adalah mitra penting bagi Indonesia di kawasan Eurasia dan kami menghargai hubungan yang selama ini terus berkembang atas dasar saling menghormati dan saling menguntungkan," tuturnya.
Prabowo optimistis momentum tersebut akan semakin memperkuat kemitraan kedua negara sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas.
"Saya yakin momentum ini akan semakin memperkuat kemitraan Indonesia-Belarus dan membuka peluang kerja sama yang lebih luas dengan hasil nyata yang bermanfaat bagi kesejahteraan dan kemakmuran kedua rakyat kita," pungkasnya.









