AS Ancam Serang Infrastruktur Iran, Presiden Pezeshkian: Mereka Putus Asa!

AS Ancam Serang Infrastruktur Iran, Presiden Pezeshkian: Mereka Putus Asa!

Berita Utama | inews | Kamis, 11 Juni 2026 - 17:29
share

TEHERAN, iNews.id - Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengecam ancaman Amerika Serikat (AS) yang disebut akan menargetkan infrastruktur penting negaranya. Menurut Pezeshkian, ancaman terhadap jaringan transportasi, listrik, dan air bukan menunjukkan kekuatan, melainkan tanda keputusasaan pihak yang berhadapan dengan tekad bangsa Iran.

Pernyataan itu disampaikan Pezeshkian setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan melanjutkan serangan militer terhadap target-target Iran jika Teheran tetap menolak menandatangani kesepakatan damai yang diajukan Washington.

Dalam unggahan di media sosial X, Pezeshkian menegaskan infrastruktur penting Iran merupakan urat nadi bangsa yang harus dilindungi. Dia mengutuk setiap ancaman yang menyasar sektor-sektor sipil utama.

"Ancaman untuk menargetkannya, mulai dari jaringan transportasi hingga industri listrik dan air, bukanlah pertunjukan kekuatan tapi tanda keputusasaan dalam menghadapi tekad suatu bangsa," tulis Pezeshkian, dikutip Kamis (11/6/2026).

Pezeshkian juga bersumpah akan melawan setiap serangan terhadap infrastruktur strategis Iran, baik yang dilakukan AS maupun Israel. Menurut dia, negaranya tidak akan tunduk pada tekanan eksternal dan akan mengandalkan kemampuan sendiri untuk menghadapi ancaman.

"Iran, mengandalkan pengetahuan dan kemampuan para ahlinya, persatuan nasional, dan solidaritas, akan berdiri teguh melawan setiap tekanan atau ancaman," katanya.

Sebelumnya, Trump kembali memperingatkan bahwa AS akan terus melancarkan serangan terhadap Iran hingga negara itu bersedia menerima kesepakatan damai yang ditawarkan Washington.

Dia mengklaim pasukan AS telah melancarkan serangan besar pada Rabu dan siap melanjutkan operasi militer berikutnya.

"Kita akan menyerang mereka, menyerang dengan sangat keras. Iya, kita didasarkan pada helikopter, saya kira kita berhak melakukan itu. Mereka menembak jatuh mesin yang sangat, sangat luar biasa," kata Trump, merujuk pada helikopter tempur AH-64 Apache yang ditembak jatuh di Selat Hormuz pada Senin.

Pernyataan saling serang antara Teheran dan Washington semakin memperlihatkan meningkatnya ketegangan di kawasan. Di tengah ancaman serangan lanjutan dari AS, pemerintah Iran menegaskan akan mempertahankan kedaulatan negara dan melindungi seluruh infrastruktur vital yang menjadi penopang kehidupan masyarakat.

Topik Menarik