Arsenal Kalah dari PSG di Final Liga Champions 2025-2026, Mikel Arteta: Kami Seharusnya Dapat Penalti!

Arsenal Kalah dari PSG di Final Liga Champions 2025-2026, Mikel Arteta: Kami Seharusnya Dapat Penalti!

Berita Utama | okezone | Minggu, 31 Mei 2026 - 10:23
share

BUDAPEST – Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, menyayangkan keputusan wasit pada laga final Liga Champions 2025-2026 kontra Paris Saint-Germain (PSG). Ia menilai seharusnya The Gunners juga mendapat hadiah penalti di extra time.

Laga PSG vs Arsenal itu berlangsung di Stadion Puskas Arena, Budapest, Hungaria, Minggu (31/5/2026) dini hari WIB. Saksikan tayangan ulangnya di beIN Sports via Vision+ dengan klik di sini.

1. Penalti

Kai Havertz cetak gol di laga PSG vs Arsenal pada Final Liga Champions 2025-2026 (Foto: Arsenal)

Arsenal lebih dulu unggul lewat gol Kai Havertz di menit keenam. PSG langsung melancarkan serangan sporadis tapi baru bisa menyamakan skor di menit ke-64 via penalti Ousmane Dembele.

Skor 1-1 itu bertahan hingga 90 menit. Duel dilanjutkan ke extra time tapi kedudukan tidak berubah. Saat adu penalti, PSG mampu mengungguli Arsenal 4-3!

 

Tapi, Arsenal merasa dirugikan. Mereka menilai sentuhan Nuno Mendes terhadap Noni Madueke di kotak terlarang pada babak tambahan, harusnya berbuah tendangan penalti dari wasit Daniel Siebert.

“Saya menonton semua (jenis) penalti di kompetisi ini selama 72 jam untuk memahami apakah itu penalti atau tidak, dan itu seharusnya dengan mudah (dianggap layak) penalti,” sembur Arteta, dikutip dari laman resmi Arsenal, dikutip Minggu (31/5/2026).

 

2. Andai

Laga PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025-2026 (Foto: Arsenal)

Pria asal Spanyol tersebut enggan berandai-andai apakah hasil akhir akan berubah jika Siebert menghadiahi penalti. Baginya, tugas Arsenal saat ini adalah meningkatkan beberapa aspek dalam permainan.

“Jika, jika, jika, bukan itu yang terjadi dan sudahlah. Kami harus lebih baik, meningkatkan diri, dan menemukan selisih-selisih yang membedakan, untuk mendapat hasil yang kami inginkan,” tutup Arteta.

Ini merupakan kekalahan kedua bagi Arsenal di final Liga Champions. Mereka pun harus puas menjadi runner up, mengulangi hasil yang diraih angkatan Thierry Henry dan kawan-kawan pada 2005-2006.

Sementara, PSG sukses merebut gelar juara back to back. Mereka mengikuti jejak Real Madrid sebagai kesebelasan yang mampu juara beruntun sejak format baru digunakan pada 1992-1993.

Topik Menarik