Israel Serang Gaza saat Idul Adha Tewaskan Puluhan Orang, Hamas: Mereka Ingin Perang Lagi!

Israel Serang Gaza saat Idul Adha Tewaskan Puluhan Orang, Hamas: Mereka Ingin Perang Lagi!

Berita Utama | inews | Kamis, 28 Mei 2026 - 16:37
share

GAZA, iNews.id - Kelompok perlawanan Palestina Hamas mengutuk serangan brutal Israel di Jalur Gaza selama 2 hari terakhir, termasuk saat perayaan Idul Adha, yang menewaskan 20 orang lebih. Serangan itu bukan hanya melanggar kesepakatan gencatan senjata tapi juga membuat suasana hari suci menjadi kelabu.

Menurut Hamas, serangan menargetkan warga sipil tersebut menunjukkan Israel ingin kembali ke masa perang genosida, sebagaimana berlangsung sejak 7 Oktober 2023.

Serangan udara Israel menargetkan apartemen di pusat Kota Gaza pada Rabu (27/5/2026) malam, menewaskan 10 orang, termasuk dua anak-anak dan dua perempuan dewasa. Serangan itu juga melukai puluhan orang lainnya.

"(Serangan itu merupakan) Kejahatan baru, pelanggaran terus-menerus dan terang-terangan (terhadap gencatan senjata)," bunyi pernyataah Hamas, dikutip dari Anadolu, Kamis (28/5/2026).

Peningkatan serangan Israel di seluruh Gaza selama 2 hari terakhir menunjukkan niat militer Zionis untuk melanjutkan operasi militer skala besar.

Hamas juga menuduh Israel mengabaikan upaya negara-negara mediator untuk menghentikan permusuhan serta melanggar jaminan dan komitmen perjanjian gencatan senjata.

Gencatan senjata di Gaza diteken di Sharm El Sheikh, Mesir, pada Oktober 2025 di bawah mediasi AS, Qatar, Turki, serta Mesir.

Kesepakatan dicapai setelah 2 tahun perang di Gaza yang menewaskan lebih dari 72.000 orang dan melukai lebih dari 172.000 lainnya. Perang brutal Israel tersebut juga menghancurkan sekitar 90 persen infrastruktur sipil Gaza.

Topik Menarik