Bus Jemaah Haji Indonesia Kecelakaan di Arab Saudi, Ini Respons Kemlu
JAKARTA – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengonfirmasi terjadinya insiden kecelakaan, yang menimpa dua bus rombongan jemaah haji asal Indonesia di Arab Saudi pada 28 April lalu. Bus tersebut mengangkut jemaah dari kloter Surabaya 2 dan kloter Jakarta 1.
Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah, memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Kecelakaan terjadi saat iring-iringan bus dalam perjalanan pulang usai membawa para jemaah melakukan kegiatan city tour di kawasan Jabal Magnet.
“Berdasarkan informasi dari KJRI Jeddah, tidak ada korban jiwa pada kecelakaan ini, namun terdapat 10 korban luka,” kata Heni kepada wartawan, Kamis (30/4/2026).
Heni merinci, tujuh korban luka berasal dari kloter JKS 1. Semuanya dilaporkan hanya mengalami luka ringan. Ketujuh jemaah tersebut telah mendapatkan penanganan medis dan saat ini sudah dikembalikan ke tempat menginap di Hotel Andalus Golden.
Kemenkes Terbitkan Surat Edaran Waspada Campak usai Dokter di Cianjur Meninggal, Ini Isinya
Sementara itu, tiga korban luka lainnya merupakan jemaah dari kloter Surabaya 2. Setelah mendapatkan observasi dan tindakan medis, dua di antaranya sudah diperbolehkan pulang.
“Sedangkan satu orang jemaah haji berusia 60 tahun (dari kloter Surabaya 2), hingga tadi pagi masih menjalani penanganan medis di Rumah Sakit Al Hayat Quba,” ujar Heni.
Heni menambahkan, pihak Kemlu melalui Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah akan terus memantau secara intensif proses perawatan jemaah yang masih dirawat.
“KJRI Jeddah tentunya akan terus memantau penanganan pengobatan jemaah haji ini,” pungkasnya.










