Pemain Asing dari Belanda Tolak Tawaran Jadi WNI, Tak Mau Tinggal Selamanya di Indonesia!
MANTAN pemain asing asal Belanda, Wiljan Pluim, sempat mendapat tawaran menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Tawaran itu didapat setelah Wiljan Pluim lima tahun berkarier di Liga Indonesia. Lantas, apa respons Wiljan Pluim saat itu?
Ia menolak tawaran tersebut karena tak mau tinggal selamanya di Indonesia. Sejak awal, Wiljan Pluim berniat pulang ke Belanda setelah tak lagi berkarier di Indonesia.
“Saya diminta federasi dan klub untuk menerima paspor Indonesia. Jika mendapatkan paspor Indonesia, saya dianggap sebagai pemain lokal dan itu menguntungkan klub karena dapat mendatangkan pemain asing tambahan” kata Wiljan Pluim di program Tekengeld yang tayang di ESPN NL.
1. Tak Rela Lepas Paspor Belanda
Wiljan Pluim sempat bertanya, bagaimana dengan paspor Belanda-nya jika dirinya mendapatkan paspor Indonesia? Pemain yang membantu PSM Makassar juara Piala Indonesia 2018-2019 dan Liga 1 2022-2023 itu paham, baik Belanda dan Indonesia tidak menganut sistem dwi kewarganegaraan.
“Saya pun bertanya, bagaimana dengan paspor Belanda? Sesuai aturan hanya diperbolehkan memiliki satu paspor di Indonesia. Saya ingin pulang ke Belanda setelah karier saya di Indonesia berakhir. Karena itu, saya memilih tidak menjadi WNI,” tegas pria yang menutup karier sepakbolanya di Indonesia dengan membela Borneo FC di Liga 1 2023-2024.
2. Pemain Timnas Indonesia Aman Main di Belanda
Isu paspor ganda mencuat ketika beberapa pemain diaspora Indonesia dilarang latihan bersama klub masing-masing di Eredivisie dan Eerste Divisie 2025-2026. Mereka dilarang berlatih karena dianggap tidak memiliki izin kerja.
Dean James, Nathan Tjoe A-On, Justin Hubner hingga Tim Geypens sempat dinilai masih memegang paspor Belanda meski telah berganti kewarganegaraan menjadi Indonesia. Sesuai aturan bagi pesepakbola non Uni-Eropa seperti Indonesia, wajib memiliki izin kerja di Belanda.
Sampai akhirnya Dean James dan kawan-kawan diizinkan kembali aktif bersama klub masing-masing. Mereka diizinkan kembali berlatih dan bermain setelah klub masing-masing mengurus izin tinggal sementara para pemainnya.
Ambil contoh Tim Geypens bersama FC Emmen. Tim Geypens mendapat izin tinggal sementara di Belanda hingga 2031 dan dapat diperpanjang. Dengan begitu, Tim Geypens dapat nyaman melanjutkan karier sepakbola di Negeri Kincir Angin.









