Evakuasi Dramatis Juru Parkir di Salatiga Terjepit Kursi Trotoar Depan Kantor Polisi
SALATIGA, iNews.id – Insiden unik sekaligus dramatis menimpa seorang juru parkir bernama Iwan di Kota Salatiga, Jawa Tengah, Senin (6/4/2026) dini hari. Lantaran tertidur terlalu lelap karena kelelahan, tubuh Iwan justru terjepit di sandaran tangan kursi trotoar yang berada persis di depan Mapolres Salatiga.
Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Salatiga yang menerima laporan warga terpaksa diterjunkan ke lokasi untuk melakukan proses evakuasi yang berlangsung cukup menegangkan.
Kondisi korban saat ditemukan cukup memprihatinkan. Separuh tubuhnya masih berada di atas kursi, sementara separuh lainnya dalam posisi mengambang terjebak di sela-sela sandaran tangan kursi besi tersebut.
Iwan yang sehari-harinya bekerja sebagai juru parkir ini diduga kehilangan kesadaran karena saking lelapnya tidur, hingga tanpa sadar tubuhnya merosot dan masuk ke lubang sandaran tangan kursi.
Purbaya Proyeksi Defisit APBN Bisa Capai 3,7 Persen Jika Harga MInyak Tembus USD92 per Barel
Kabid Damkar Satpol PP Kota Salatiga, Ponco Margono Hasan, menjelaskan bahwa timnya harus bertindak ekstra hati-hati agar tidak melukai korban. Petugas akhirnya memutuskan untuk memotong bagian sandaran tangan kursi menggunakan mesin gerinda.
"Proses evakuasi berlangsung dramatis. Kami harus menggunakan mesin gerinda untuk memotong sandaran tangan kursi tersebut agar tubuh korban bisa dikeluarkan dengan aman," ujar Ponco Margono, Senin (6/4/2026).
Percikan api dari mesin gerinda sempat membuat suasana di depan Polres Salatiga mencekam, namun petugas berhasil menuntaskan tugasnya dalam waktu singkat.
Berdasarkan keterangan saksi, Iwan diketahui sudah tertidur di kursi trotoar tersebut sejak Minggu malam. Diduga karena faktor kelelahan setelah bekerja seharian, ia tidak menyadari saat posisi tubuhnya mulai terjepit sandaran tangan kursi tersebut hingga dini hari.
Warga yang melintas dan melihat kondisi korban yang tak berdaya langsung berinisiatif menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk meminta bantuan.
Setelah proses pemotongan kursi berhasil dilakukan, Iwan akhirnya bisa terbebas dari jepitan besi tersebut. Beruntung, ia tidak mengalami luka serius akibat insiden memalukan sekaligus berbahaya tersebut.
Korban hanya mengeluhkan rasa pegal yang luar biasa, terutama pada bagian pinggang karena posisi tubuh yang terjepit dalam waktu cukup lama. Setelah dipastikan kondisinya stabil, Iwan pun diizinkan petugas untuk kembali pulang ke rumahnya.


