Rights Issue, RMKO Siap Terbitkan Maksimal 512 Juta Saham Baru
IDXChannel - PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO) bakal menggelar Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) alias rights issue.
Dalam aksi korporasi tersebut, emiten yang bergerak di sektor jasa konstruksi pertambangan dan penyewaan alat berat itu bakal menerbitkan sebanyak-banyaknya 512 juta saham baru. Dengan jumlah itu, potensi penurunan kepemilikan atau dilusi mencapai 29,06 persen.
Manajemen RMKO mengatakan, rights issue tersebut digelar untuk memperkuat struktur permodalan perseroan. Dana hasil rights issue akan dipakai untuk mendukung kebutuhan modal kerja dan pengembangan usaha perseroan.
"Seluruh dana yang diperoleh perseroan dari PMHMETD I ini, setelah dikurangi biaya emisi yang menjadi kewajiban perseroan akan digunakan untuk modal kerja perseroan," kata manajemen RMKO dalam keterbukaan informasi, Senin (2/3/2026).
Rencana ini masih bersifat awal sehingga informasi yang lebih rinci, termasuk harga pelaksanaan dan penggunaan dana disampaikan dalam prospektus.
Untuk mewujudkan rencana ini, RMKO juga berencana meminta persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 8 April 2026.
Hingga 31 Januari 2026, RMKO dikendalikan oleh PT RMK Investama dengan porsi 70,4 persen. Sementara sisanya dimiliki publik.
Saham RMKO ditutup melemah 13 persen ke level Rp580 pada perdagangan Senin sore. Namun, harganya tercatat masih menguat 25 persen sejak awal 2026.
(Rahmat Fiansyah)







