Pramono Minta Warga Jakarta Lapor RT/RW sebelum Mudik Lebaran 2026
JAKARTA, iNews.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengimbau warga Jakarta melapor ke RT/RW setempat sebelum mudik Lebaran 2026. Imbauan itu akan dituangkan dalam Surat Edaran (SE).
"Jadi, kami akan membuat surat edaran yang akan ditandatangani oleh Sekda, meminta kepada warga yang mudik melaporkan terlebih dahulu, apakah kepada RT, RW, atau Kelurahan setempat yang mau mudik," kata Pramono di kantor Disdik DKI Jakarta, Kamis (26/2/2026).
Selama masa mudik itu, Pemprov DKI Jakarta akan meningkatkan keamanan di lingkungan. Pramono mempertegas bahwa kegiatan siskamling selama masa mudik.
"Yang kedua, untuk menjaga keamanan sekaligus menjaga lingkungan, maka nanti Siskamling ketika saat mudik akan kami galakkan kembali," katanya.
Pramono mempersilakan masyarakat yang berencana mudik bisa melapor sedini mungkin.
"Sekarang ini pastinya sudah bisa dilakukan. Jadi kalau warga mau mudik, kami persilakan untuk melapor kepada RT/RW setempat," ucapnya.
Sekadar informasi, Pemprov DKI Jakarta resmi membuka klaster dua mudik gratis pada hari ini, Rabu 25 Februari 2026. Informasi resmi ini disampaikan melalui akun Instagram, @dishubdkijakarta.
"Klaster 2 pendaftaran Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta 2026 resmi dibuka," tulis informasi tersebut, Rabu (25/2/2026).
Adapun mudik gratis klaster kedua ini dikhususkan untuk penumpang tujuan Yogyakarta, Kuningan, Lampung, Tegal, Kebumen, Jombang, dan Pekalongan. Dalam unggahan tersebut, pemudik bisa mendaftar melalui mudikgratis.jakarta.go.id, untuk mengikuti program tersebut.
Diketahui, program mudik gratis ini akan melayani 26.500 pemudik. Untuk mendukung kelancaran itu, pihaknya akan menyiapkan 661 bus sebagai angkutan mudik gratis
Untuk mengikuti program mudik gratis ini, calon peserta wajib menyiapkan dokumen berupa Kartu Keluarga (KK), KTP DKI Jakarta (diutamakan), serta STNK jika membawa sepeda motor.









