CIREBON, iNews.id – Gelombang arus balik Lebaran 1447 Hijriah mencapai puncaknya di jalur Pantura Kota Cirebon, Jawa Barat, Selasa (24/3/2026).
Ribuan kendaraan yang didominasi sepeda motor dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta terpantau memadati setiap persimpangan, mengakibatkan penumpukan panjang di sejumlah titik lampu merah.
Pantauan di persimpangan lampu merah kawasan Pemuda, Kota Cirebon, antrean kendaraan didominasi oleh pemudik sepeda motor.
Dalam hitungan detik, volume kendaraan yang datang dari arah timur terus bertambah, memicu kepadatan dari empat penjuru arah saat lampu lalu lintas berganti warna.
Meski volume kendaraan meningkat drastis, arus lalu lintas secara umum masih bergerak relatif lancar. Petugas kepolisian dari Pospam Pantura Kawasan Pemuda terus disiagakan untuk mengatur ritme lalu lintas dan memberikan aba-aba kepada para pemudik guna mencegah kemacetan total.
Namun, di tengah padatnya arus balik, pemandangan berisiko terlihat dari banyaknya pemudik motor yang membawa muatan berlebih. Tak sedikit pemudik yang nekat berboncengan tiga orang dewasa, bahkan ditemukan satu motor yang ditumpangi dua orang dewasa bersama tiga anak kecil.
Ibnu, salah seorang pemudik asal Brebes, mengaku terpaksa mengajak ketiga anaknya naik sepeda motor menuju Jakarta demi menghemat biaya transportasi.
"Ya mau bagaimana lagi, kalau naik bus ongkosnya mahal sekali pas Lebaran. Jadi terpaksa begini biar hemat, yang penting pelan-pelan dan sampai tujuan," tuturnya, Selasa (24/3/2026).
Padal Pos Pam Pemuda, Iptu Agus Budiarto, mengimbau para pemudik motor untuk tetap mengutamakan keselamatan dan tidak memaksakan kapasitas kendaraan.
"Kami terus memberikan edukasi di lapangan agar pemudik tetap berhati-hati, terutama yang membawa anak kecil. Fokus kami adalah memastikan kelancaran arus dan keselamatan warga," ujarnya.
Volume kendaraan di jalur Pantura diprediksi akan terus mengalami peningkatan signifikan hingga Selasa malam. Petugas mengimbau pemudik untuk memanfaatkan posko istirahat jika merasa lelah guna menghindari kecelakaan akibat keletihan di jalan.