JAKARTA - Kebakaran melanda Hotel Mira Ajyad Makkah yang ditempati para jamaah umrah Indonesia. Beruntung, dalam kejadian itu tak ada yang menjadi korban.
"Alhamdulillah jamaah bisa keluar dengan selamat," ujar pembimbing jamaah, Ajat Sudrajat dalam keterangan tertulis, Sabtu (14/3/2026).
Ajat menyampaikan, kebakaran terjadi pada 12 maret 2026 sore waktu Arab Saudi. Menurutnya, ada 18 jamaah Indonesia yang sudah booking bayar hotel 80 juta/kamar di hotel tersebut untuk tinggal sejak tanggal 9-18.
Lantaran terjadi kebakaran, 18 jamaah asal Indonesia ini diminta pihak Mira Ajyad mencari hotel lain. Namun, jamaah mempertanyakan siapa yang menanggung biayanya.
"Pihak hotel mengatakan tanggung jawab Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, dan saat ditanya kepada Kementerian Haji dan Umrah itu tanggung jawab Muasasah," katanya.
Padahal, menurutnya, kejadian ini seharusnya menjadi tanggung jawab pihak hotel, karena jamaah sudah bayar penuh kepada pihak hotel. "Kita sudah minta kompensasi kepada pihak hotelnya, namun mereka keberatan," umbuhnya.
Karena jamaah sudah lelah, letih akhirnya jamaah ambil hotel untuk dua kamar yang diisi 18 jamaah. "Sekarang jamaah tinggal tumpuk-tumpuk," katanya.
Ajat menambahkan, pada 13 Maret pihak Hotel Mira Ajyad menawarkan hotel, namun tempatnya jauh karena harus naik kendaraan. Akhirnya jamaah keberatan.Jamaah pun menanggung biaya sendiri untuk menyewa kamar.
"Sampai saat ini tidak ada solusi dari pihak hotel, dan perwakilan pemerintah Indonesia sementara jamaah uangnya sudah habis," tuturnya.