Nasional |

TANA TORAJA, iNews.id - Remaja berinisial IA (18), warga Kecamatan Makale, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, tega menganiaya ibu kandungnya menggunakan parang hingga kritis. Peristiwa itu terjadi di rumah mereka dan membuat korban bersimbah darah.

Penganiayaan bermula saat pelaku ditegur ayahnya karena terlalu sering bermain game online. Teguran tersebut diabaikan pelaku sehari sebelum kejadian.

Insiden memuncak ketika pelaku hendak makan, namun makanan belum disiapkan oleh ibunya. Pelaku tersulut emosi dan langsung menyerang korban dengan parang secara berulang kali hingga sang ibu tersungkur dengan kondisi kritis.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut berusaha menenangkan pelaku. Namun IA baru berhasil ditangkap setelah tim Satreskrim Polres Tana Toraja tiba di lokasi.

Polisi langsung meringkus pelaku dan membawanya ke Polres Tana Toraja bersama barang bukti berupa parang yang digunakan untuk menganiaya korban.

Kasat Reskrim Polres Tana Toraja, Iptu Syahruddin mengatakan, dugaan sementara penganiayaan terjadi karena pelaku merasa sakit hati terhadap orang tuanya.

"Setelah bermain game di kamarnya lantai 2 setelah itu sekitar pukul 11.00 WITA dia mau makan siang. Nah sampai di lantai bawah di meja, makanan kosong sehingga dia marah-marah langsung mengambil parang dan dia parangi ibu kandungnya," ujar Iptu Syahruddin.

Akibat perbuatannya, pelaku kini mendekam di ruang tahanan Polres Tana Toraja dan terancam hukuman penjara hingga 10 tahun.

Sementara itu, korban AT, ibu kandung pelaku masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit (RS) Fatima Makale akibat sejumlah luka sabetan senjata tajam yang dialaminya.



Original Article


#sulsel