Nasional |

JAKARTA – Sejumlah peristiwa penting dan bersejarah terjadi di berbagai belahan dunia setiap 4 Maret. Mulai dari pengangkatan raja di Eropa hingga wafatnya tokoh besar dunia Islam, Salahuddin Ayyubi.

Berikut rangkuman peristiwa penting yang terjadi pada 4 Maret:

1. Frederick Barbarossa I Terpilih sebagai Raja Jerman

Frederick I Barbarossa merupakan Kaisar Romawi Suci yang memerintah sejak 1155 hingga wafatnya. Ia terpilih sebagai Raja Jerman di Frankfurt pada 4 Maret 1152 dan dimahkotai di Aachen pada 9 Maret 1152.

Pada 1155, ia menjadi Raja Italia dan dimahkotai sebagai Raja Romawi oleh Paus Adrianus IV pada 18 Juni 1155. Dua tahun kemudian, istilah sacrum (suci) mulai muncul dalam dokumen resmi yang berkaitan dengan kekaisarannya.

Ia kemudian dimahkotai sebagai Raja Burgundia di Arles pada 30 Juni 1178. Julukan “Barbarossa” yang berarti “berjanggut merah” dalam bahasa Italia diberikan oleh kota-kota di Italia utara yang menjadi target ekspansinya.

2. Wafatnya Salahuddin Ayyubi

Salahuddin Ayyubi atau yang dikenal di Barat sebagai Saladin, memiliki nama lengkap Yusuf bin Najmuddin al-Ayyubi. Ia adalah jenderal dan pejuang Muslim Kurdi yang lahir di Tikrit (Irak saat ini).

Salahuddin mendirikan Dinasti Ayyubiyah yang menguasai Mesir, Suriah, sebagian Yaman, Irak, Mekkah, Hijaz, dan Diyar Bakr. Ia dikenal luas di dunia Islam maupun Kristen karena kepemimpinannya, kekuatan militernya, serta sikap ksatria dan pemaafnya dalam menghadapi Tentara Salib.

Selain sebagai pemimpin militer, Salahuddin juga dikenal sebagai ulama. Ia memberikan catatan dan penjelasan dalam kitab hadis karya Imam Abu Dawud. Salahuddin Ayyubi wafat pada 4 Maret 1193 di Damaskus.

 

3. Pemerintah Kota Batavia Dibentuk di Jayakarta

Pada 4 Maret 1621, pemerintah Stad Batavia (Kota Batavia) resmi dibentuk. Dalam kurun delapan tahun, wilayah kota ini berkembang hingga tiga kali lipat dan pembangunannya selesai sekitar 1650.

Batavia dibangun di selatan kastil yang dikelilingi tembok dan dipenuhi parit-parit. Kota ini berdiri di atas pelabuhan Jayakarta yang direbut dari Kesultanan Banten.

Sebelumnya, pelabuhan tersebut dikenal sebagai Sunda Kelapa, salah satu pusat perdagangan penting Kerajaan Sunda. Dari Batavia, Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC) mengendalikan perdagangan, kekuatan militer, dan politik di Nusantara.

Nama Batavia digunakan hingga 1942, saat Hindia Belanda jatuh ke tangan Jepang dan kemudian berganti nama menjadi Jakarta. Sebutan “Betawi” tetap digunakan hingga kini sebagai identitas budaya masyarakat setempat.

4. Charles II Nyatakan Perang terhadap Belanda

Pada 4 Maret 1665, Raja Inggris Charles II of England menyatakan perang terhadap Belanda, menandai dimulainya Perang Inggris-Belanda Kedua.

Perang tersebut berlangsung antara Inggris dan Republik Belanda (Provinsi Bersatu) hingga 31 Juli 1667. Inggris berupaya mengakhiri dominasi Belanda dalam perdagangan dunia. Namun, setelah sejumlah pertempuran sengit, perang berakhir dengan kemenangan Belanda. Ketegangan yang tersisa kemudian turut memicu konflik-konflik berikutnya di Eropa.



Original Article


#nasional