JAKARTA – Menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Kerajaan Arab Saudi kembali menyalurkan bantuan 100 ton kurma premium untuk umat Islam di Indonesia. Bantuan ini merupakan agenda rutin tahunan sebagai bentuk hubungan erat antara kedua negara.
Penyerahan simbolis dilakukan oleh Kedutaan Besar Arab Saudi kepada Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia di Gedung Kemenag, Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Rabu (11/2/2026). Kerajaan Arab Saudi diwakili langsung oleh Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah H. Amodi.
Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas konsistensi Pemerintah Arab Saudi, yang setiap tahun memberikan bantuan kurma kepada masyarakat Indonesia, khususnya menjelang Ramadhan.
"Saya atas nama Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Agama, mengucapkan terima kasih kepada Kerajaan Arab Saudi yang setiap tahun selalu mengalokasikan bantuan kurma. Tahun ini kami kembali menerima sekitar 100 ton kurma dengan kualitas premium," ujar Nasaruddin.
Ia memastikan, kurma tersebut akan segera didistribusikan kepada masyarakat yang berhak menerima, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai hidangan berbuka puasa selama Ramadhan.
Menurut Nasaruddin, kurma memiliki makna tersendiri bagi masyarakat Indonesia. Selain dianjurkan dalam ajaran Islam, kurma juga telah menjadi tradisi yang melekat sebagai menu pembuka saat berbuka puasa.
“Di masyarakat kita, rasanya belum lengkap berbuka puasa tanpa kurma. Ini sudah menjadi tradisi yang kuat,” katanya.
Ia juga menambahkan, meskipun berbagai jenis kurma tersedia di pasaran Indonesia, masyarakat cenderung lebih menyukai kurma yang berasal langsung dari Arab Saudi karena dinilai memiliki kualitas dan cita rasa khas.
Bantuan tersebut, lanjut Nasaruddin, juga akan dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto dalam waktu dekat sebagai bagian dari kerja sama bilateral yang terus terjalin baik antara Indonesia dan Arab Saudi.
“Atas nama rakyat Indonesia, kami kembali mengucapkan terima kasih. Insya Allah ini akan saya sampaikan kepada Presiden bahwa bantuan kurma untuk umat Islam Indonesia telah kembali diterima,” tutupnya.