TRENGGALEK, iNews.id - Gempa Pacitan berkekuatan Magnitudo 5,5 terasa kuat di Tulungagung dan Trenggalek, Jawa Timur, Selasa (27/1/2026). Dampak guncangan tersebut menyebabkan atap salah satu kantor kecamatan di Kabupaten Trenggalek jatuh dan menimpa tiga pegawai.
Kepanikan juga sempat terjadi di fasilitas kesehatan. Sejumlah pegawai dan tenaga kesehatan di Rumah Sakit Prima Medika dilaporkan berhamburan keluar ruangan untuk menyelamatkan diri.
Sementara itu, suasana panik juga terlihat di Trenggalek. Puluhan siswa SDN 3 Pogalan berhamburan keluar gedung sekolah saat merasakan guncangan.
Kepala BPBD Trenggalek Stefanus Triadi Atmono, mengatakan berdasarkan laporan yang masuk hingga pukul 10.00 WIB, kerusakan yang terjadi masih tergolong ringan. Di Kecamatan Dongko, gempa mengakibatkan sejumlah genting jatuh di kantor kecamatan. Reruntuhan tersebut menimpa tiga pegawai hingga menyebabkan luka di bagian kepala dan kaki.
"Ada tiga pegawai luka ringan tertimpa genting," ujarnya.
Stefanus menambahkan, dampak gempa juga dilaporkan terjadi di Kecamatan Panggul. Atap sebuah bangunan musala disebut rontok setelah guncangan.
"Saat ini masih pendataan, kami data kerusakan akibat gempa ini," kata Stefanus.
BPBD memastikan tim reaksi cepat masih bergerak untuk menginventarisasi dampak gempa di sejumlah titik. Warga diimbau tetap waspada, terutama jika terjadi guncangan susulan, sambil menunggu pembaruan resmi hasil asesmen lapangan.
Selain itu, guncangan juga gempa terasa cukup kuat di Tulungagung. Bahkan, tiang rambu penyeberangan di depan GOR Lembu Peteng tampak bergoyang saat terjadi guncangan.