7 Perbedaan Persiapan Terbang ke Luar Negeri dan Domestik
JAKARTA, iNews.id - Banyak penumpang yang sudah terbiasa terbang antarkota di Indonesia cenderung memakai kebiasaan yang sama saat pertama kali terbang ke luar negeri. Akibatnya, mereka sering tiba di bandara dengan dokumen dan barang bawaan yang tidak sesuai prosedur yang berlaku. Padahal, dua rute dengan durasi terbang serupa bisa menuntut persiapan yang sangat berbeda.
Sebagai contoh, tiket pesawat jakarta malaysia dari Soekarno-Hatta menuju Kuala Lumpur dengan durasi sekitar 2 jam 10 menit. Sementara itu, tiket jakarta makassar untuk rute Soekarno-Hatta ke Sultan Hasanuddin memakan waktu sekitar 2 jam 30 menit. Durasi yang mirip ini menutupi perbedaan prosedur yang nyata sangat jauh. Berikut ini tujuh perbedaan persiapan yang paling sering menjadi sumber masalah di bandara.
1. Dokumen Identitas yang Diperiksa
Melansir Informasi dari Traveloka, penerbangan domestik cukup menggunakan KTP. Sebaliknya, rute internasional mewajibkan paspor bagi WNI, atau KITAS/KITAP bagi warga negara asing. Selain itu, WNI bebas visa ke Malaysia maksimal 30 hari, namun paspor wajib berlaku minimal enam bulan dari tanggal kedatangan.
2. Formulir Kedatangan yang Wajib Diisi Sebelum Berangkat
Penerbangan internasional sering mewajibkan pengisian dokumen digital. Misalnya, sejak 1 Desember 2023, warga negara asing (termasuk WNI) wajib mengisi Malaysia Digital Arrival Card (MDAC) maksimal tiga hari sebelum kedatangan.
Data ini lebih terperinci dari sekadar tiket, karena mencakup identitas, nomor paspor, moda transportasi, dan lokasi keberangkatan terakhir. Namun, kewajiban ini dikecualikan bagi penduduk tetap Malaysia atau pemegang Malaysia Automated Clearance System.
3. Waktu Tiba di Bandara
Melansir Informasi dari Traveloka, penumpang domestik disarankan tiba minimal dua jam sebelum keberangkatan, atau 1,5 jam jika tanpa bagasi. Untuk rute internasional, sebaiknya tiba tiga jam lebih awal guna menyelesaikan seluruh antrean imigrasi dan bea cukai.
Kepadatan bandara sangat dipengaruhi jam sibuk, umumnya pukul 07.00 sampai 10.00 pagi dan 16.00 sampai 19.00 sore. Oleh karena itu, alokasikan waktu kedatangan yang jauh lebih longgar jika terbang pada rentang jam tersebut.
4. Pemeriksaan Imigrasi dan Penggunaan Autogate
Penerbangan internasional memiliki lapisan pemeriksaan imigrasi tambahan. Di Bandara Soekarno-Hatta, WNI bisa menikmati fasilitas autogate yang memproses data paspor hanya dalam waktu sekitar 15 detik.
Namun, kemudahan ini belum tentu tersedia di negara tujuan. Fasilitas autogate di KLIA Malaysia hanya berlaku bagi pelancong dari sepuluh negara tertentu dan tidak termasuk Indonesia. Penumpang asal Indonesia tetap harus mengantri di kantor imigrasi manual setibanya di sana.
5. Aturan Bea Cukai dan Batas Barang Bawaan
Aturan bea cukai berlaku eksklusif pada penerbangan internasional. Penumpang bebas membawa barang pribadi tanpa pajak maksimal senilai USD 500 per orang. Jika melampaui batas tersebut, selisihnya akan dikenai bea masuk. Barang kena cukai juga dibatasi, seperti rokok maksimal 200 batang dan minuman beralkohol 1 liter. Selain barang, uang tunai atau instrumen keuangan di atas Rp100 juta wajib dilaporkan secara resmi kepada petugas Bea Cukai setempat.
6. Batas Cairan di Bagasi Kabin
Barang bawaan yang berupa cairan, aerosol, dan gel di diatur sangat ketat dalam penerbanganm yakni maksimal 100 ml per kemasan. Seluruh kemasan tersebut wajib dimasukkan ke dalam satu kantong plastik transparan tertutup dengan kapasitas maksimal 1 liter tiap penumpang. Ada pula jenis cairan yang dilarang dibawa masuk sepenuhnya. Larangan ini meliputi bensin, cairan thinner, pelarut bahan kimia, serta minuman beralkohol dengan kadar di atas 70 persen.
7. Jatah Bagasi dan Biaya Kelebihan Berat
Skema bagasi penerbangan internasional umumnya jauh lebih ketat. Sebagai contoh, maskapai AirAsia hanya memberikan jatah bagasi kabin gratis sebesar 7 kg dengan bagasi tambahan yang dijual terpisah menyesuaikan jenis tiket.
Beli Tiket Pesawat Domestik dan Internasional Lebih Mudah dengan Traveloka
Perbedaan persiapan ini kerap memicu keterlambatan bagi pemula karena berfokus pada kelengkapan dokumen dan aturan barang. Namun, seluruh ketentuan ini bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan otoritas berwenang dan maskapai terkait
Setelah mengetahui semua persiapan di atas, pastikan jadwal penerbangan Anda terkunci secara aman. Traveloka merupakan platform perjalanan terdepan di Asia Tenggara yang telah dipercaya oleh lebih dari 100 juta pengguna.
Tersedia tiket pesawat, pemesanan hotel, kereta api, bus, sewa mobil, asuransi perjalanan, hingga layanan eSIM. Pembayarannya pun sangat praktis melalui GoPay, OVO, DANA, LinkAja, atau PayLater. Unduh aplikasi Traveloka sekarang untuk merencanakan perjalanan yang mulus dan bebas hambatan!

