Tren Belanja Buah Semakin Diminati Kaum Urban, Harga Murah atau Kualitas Jadi Penentu?

Tren Belanja Buah Semakin Diminati Kaum Urban, Harga Murah atau Kualitas Jadi Penentu?

Travel | inews | Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:18
share

JAKARTA, iNews.id - Buah kini tak sekadar menjadi pelengkap menu harian. Di tengah gaya hidup masyarakat urban yang semakin memperhatikan kesehatan, belanja buah mulai menjadi rutinitas.

Menariknya, harga bukan satu-satunya pertimbangan ketika konsumen memilih buah. Kualitas justru menjadi faktor yang tak kalah penting.

Gambaran itu terlihat dalam aktivitas belanja masyarakat di acara Grand Relaunch LOTTE Mart Wholesale dan LOTTE Mart Kelapa Gading, Jakarta Utara. Berdasarkan pantauan iNews.id, sejumlah warga ibu kota terlihat antusias berburu berbagai jenis buah yang ditawarkan.

Beberapa jenis buah bahkan menjadi incaran konsumen, mulai dari anggur muscat, durian, hingga nanas. Selain karena harga yang dinilai lebih terjangkau, kualitas buah yang tersedia juga menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen.

Tren makan buah meningkat. (Foto: Muhammad Sukardi)

Salah satu konsumen yang ditemui iNews.id, Dinno, mengaku membeli buah sudah menjadi rutinitas setiap pekan. Jenis buah yang dibelinya pun beragam, mulai dari semangka hingga mangga.

Tak hanya buah, Dinno juga membeli yogurt untuk melengkapi menu salad buah versinya. Baginya, mengonsumsi buah bukan sekadar mengikuti tren, tetapi sudah menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari.

"Belanja buah sudah jadi rutinitas mingguan. Biasanya beli macam-macam, seperti semangka hingga mangga. Kadang juga beli yogurt untuk bikin salad buah," kata Dinno, Rabu (26/8/2026).

Menariknya, ketika memilih buah, pria berusia 27 tahun itu ternyata tidak menjadikan harga murah sebagai pertimbangan utama. Ia lebih dulu melihat kualitas buah yang akan dibeli.

Menurut Dinno, harga murah tidak akan menjadi daya tarik apabila kualitas buah sudah menurun. Sebaliknya, jika kualitas buah bagus dan harganya sedang terjangkau, ia tidak akan ragu untuk membelinya.

"Kalau saya kualitas dulu. Misalnya muscat kualitasnya sudah kurang bagus, walaupun murah, ya, tidak akan dibeli. Tapi kalau muscat-nya bagus dan harganya murah, tentu dibeli," ujarnya.

Pilihan Dinno juga dipengaruhi oleh musim. Ia mengaku senang membeli buah yang sedang memasuki musim panen karena lebih mudah ditemukan. Selain itu, mengonsumsi buah musiman membuat pilihan buah yang dikonsumsi terasa lebih beragam dan tidak membosankan.

"Aku juga suka buah musiman. Selain gampang dicari, rasanya juga tidak bikin bosan," kata Dinno.

Untuk buah impor, Dinno justru sebisa mungkin memilih produk lokal. Ia mencontohkan jeruk. Dibandingkan jeruk impor, dirinya lebih menyukai jeruk Medan karena memiliki cita rasa yang menurutnya lebih sesuai dengan seleranya.

"Kalau ada pilihan lokal, sebisa mungkin pilih lokal. Misalnya jeruk, aku lebih suka jeruk Medan daripada jeruk impor. Kalau yang impor rasanya seperti sudah ketebak," tuturnya.

Kebiasaan seperti ini memperlihatkan bahwa keputusan membeli buah di kalangan konsumen urban tidak semata-mata ditentukan oleh promosi atau harga. Kesegaran, kualitas, rasa, jenis buah, hingga faktor musim ikut menentukan pilihan.

Manfaat Mengonsumsi Buah Utuh

Di sisi lain, meningkatnya minat masyarakat membeli buah juga sejalan dengan kesadaran untuk menerapkan pola makan yang lebih sehat. Buah utuh mengandung serat, vitamin, mineral, serta berbagai senyawa bioaktif yang dibutuhkan tubuh.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan orang berusia di atas 10 tahun mengonsumsi setidaknya 400 gram buah dan sayuran per hari. Konsumsi buah dan sayuran dalam jumlah yang cukup juga dikaitkan dengan penurunan risiko sejumlah penyakit tidak menular serta membantu memenuhi kebutuhan serat harian. 

Mengonsumsi buah dalam bentuk utuh juga memiliki keunggulan dibandingkan hanya mengandalkan jus. 

Harvard T.H. Chan School of Public Health menjelaskan, buah utuh memberikan serat dan cenderung lebih mengenyangkan sehingga dapat membantu seseorang menghindari konsumsi kalori secara berlebihan. Konsumsi buah secara rutin juga dikaitkan dengan risiko lebih rendah terhadap penyakit kardiovaskular dan sejumlah penyakit kronis. 

Karena itu, tren berburu buah di kalangan masyarakat urban tidak hanya soal mencari harga murah. Ada pergeseran cara konsumen menentukan pilihan, yakni semakin memperhatikan kualitas sekaligus nilai kesehatan dari makanan yang dibawa pulang.

Sementara itu, Presiden Direktur LOTTE Mart Wholesale dan LOTTE Mart Indonesia, Song YangHyun, mengatakan hadirnya beragam jenis buah akan membantu masyarakat menentukan pilihan, terlebih dengan harga terjangkau. 

Selain itu, dengan hadirnya konsep yang lebih lengkap, seperti hidangan khas Korea seperti Odeng, Coin Bread, hingga K-Dosirak, serta pilihan kopi dan minuman lainnya,
itu merupakan upayanya mengikuti kebutuhan konsumen yang terus berkembang.

"Transformasi ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus beradaptasi dengan kebutuhan dan ekspektasi pelanggan yang terus berkembang," katanya. 

Dia melanjutkan, "Melalui konsep baru ini yang mengutamakan kenyamanan, kelengkapan produk, serta pengalaman berbelanja yang lebih beragam, kami ingin menghadirkan lebih dari sekadar tempat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari." 

Tak hanya itu, YangHyun juga mengatakan, "Kehadiran beragam pilihan kuliner lokal dan internasional juga menjadi bagian dari upaya kami dalam menciptakan destinasi yang dapat dinikmati oleh berbagai kalangan."

Topik Menarik