Vila Riung Gunung Bekas Tempat Soekarno Istirahat Kini Dibuka untuk Umum, Disulap Jadi Restoran

Vila Riung Gunung Bekas Tempat Soekarno Istirahat Kini Dibuka untuk Umum, Disulap Jadi Restoran

Travel | inews | Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:08
share

JAKARTA, iNews.id - Vila Riung Gunung di Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yang pernah menjadi tempat Presiden Soekarno singgah dan beristirahat, kini resmi dibuka untuk umum. Setelah selama beberapa dekade berada dalam penggunaan privat, bangunan bersejarah tersebut kini dapat dikunjungi masyarakat sebagai restoran.

Vila Riung Gunung dibangun sekitar 1955 hingga 1957 di bawah arahan Soekarno. Bangunan tersebut dirancang oleh arsitek Soedarsono dan kemudian dikenal sebagai salah satu tempat yang digunakan Soekarno untuk singgah dan beristirahat saat berada di kawasan Puncak.

Memasuki dekade 1960-an, Vila Riung Gunung sempat dimanfaatkan sebagai Riung Gunung Coffee House. Masyarakat pada masa itu dapat datang untuk menikmati kopi dan hidangan di tengah suasana kawasan pegunungan Puncak.

Sejumlah arsip dari masa tersebut juga merekam Riung Gunung sebagai lokasi berbagai kegiatan dan kunjungan resmi. Jejak sejarah itu kini kembali dihidupkan dengan membuka akses Vila Riung Gunung kepada masyarakat.

Restoran bernama NILAGIRI menjadi restoran pertama di bawah Boboeatery, lini bisnis F&B Bobobox. Mengusung konsep A Historic Home of Indonesian Flavors, NILAGIRI menghadirkan hidangan bercita rasa Indonesia dengan latar bangunan vila bersejarah dan lanskap pegunungan Puncak.

Kehadiran NILAGIRI tidak hanya menawarkan pengalaman kuliner, tetapi juga memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mengenal kembali salah satu bangunan yang memiliki kaitan dengan sejarah perjalanan Indonesia.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengapresiasi dibukanya kembali Vila Riung Gunung untuk masyarakat. Menurutnya, keberadaan bangunan bersejarah tersebut dapat menjadi daya tarik baru bagi kawasan Puncak.

“Ini merupakan salah satu bangunan yang bersejarah. Saya sekali lagi mengapresiasi, mudah-mudahan ini juga bisa memberi manfaat bagi masyarakat sekitar dan semakin banyak wisatawan, baik domestik maupun internasional, datang dan berkunjung ke kawasan Puncak,” ujar Fadli Zon, Kamis (20/8/2026).

Menurut Fadli, keberadaan bangunan bersejarah yang kembali dapat diakses publik dapat memberikan nilai tambah bagi kawasan wisata Puncak. Selain aspek sejarah, kehadiran tempat tersebut juga berpotensi mendorong aktivitas pariwisata dan ekonomi masyarakat.

Kehadiran NILAGIRI diharapkan menjadi salah satu penggerak ekonomi baru di kawasan Puncak. Perpaduan sejarah, kuliner, dan pengalaman wisata dinilai dapat menarik lebih banyak wisatawan untuk berkunjung.

Co-Founder dan CEO Bobobox Indra Gunawan mengatakan keramahtamahan telah menjadi bagian dari perjalanan panjang Vila Riung Gunung. Karena itu, NILAGIRI hadir untuk meneruskan fungsi tersebut melalui pendekatan hospitality berbasis pengalaman kuliner.

“Keramahtamahan telah lama menjadi bagian dari perjalanan Vila Riung Gunung. Vila ini pernah menjadi tempat singgah dan beristirahat, sekaligus menerima dan menjamu tamu. Melalui NILAGIRI, kami ingin meneruskan esensi tersebut agar kembali dapat dikenal dan dirasakan oleh lebih banyak orang,” kata Indra.

Dengan dibukanya Vila Riung Gunung untuk umum, masyarakat kini dapat menikmati pengalaman kuliner sekaligus berada di lingkungan bangunan yang memiliki nilai sejarah. Kehadiran NILAGIRI menjadi babak baru bagi Vila Riung Gunung untuk kembali menjadi bagian dari aktivitas masyarakat dan wisatawan di Puncak.

Topik Menarik