Asyik! Gorontalo Ingin Pecahkan Rekor MURI Lewat Atraksi Menyelam Terlama

Asyik! Gorontalo Ingin Pecahkan Rekor MURI Lewat Atraksi Menyelam Terlama

Travel | BuddyKu | Sabtu, 18 Maret 2023 - 01:41
share

DINAS Pariwisata Provinsi Gorontalo berencana menggelar kegiatan Hari Hiu Paus Internasional yang akan dirangkaikan dengan berbagai kegiatan di Provinsi Gorontalo. Hari Hiu Paus internasional diperingati secara global tiap 30 Agustus.

"Kegiatan akan dilakukan di antaranya bersih pantai, menyelam terlama untuk meraih MURI, lomba mewarnai hiu paus dan seminar," kata Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo, Aryanto Husain di Gorontalo seperti dikutip dari ANTARA , Jumat (17/3/2023).

5 Wisata Paling Populer di Gorontalo Utara, Nomor 2 Surganya Snorkeling

Pelaksanaannya bersifat kolaboratif, artinya bisa berembuk programnya seperti apa, tugas kita seperti apa dan sumber penganggarannya.

Menurut Aryanto, jika kegiatan itu telah menjadi kegiatan tahunan maka berarti dinas pariwisata akan terlibat lebih dalam, namun semuanya membutuhkan persiapan termasuk perencanaan.

Gorontalo Utara Akan Gelar Festival Sate Tuna Terpanjang di Dunia, Siap Pecahkan Rekor MURI

"Nanti kami di Dinas Pariwisata akan mencoba memikirkan "side event "seperti apa," ujar nya.

Dia mengatakan pihaknya akan melakukan diskusi dengan berbagai instansi terkait maupun komunitas mengenai kegiatan Hari Hiu Paus Internasional itu.

"Seperti apa apakah kita harus segera membenahi kondisi lapangan setempat, pembersihan atau apa yang kurang yang kita bisa cepat lakukan," beber dia.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Gorontalo sedang merancang konsep Festival Hari Maleo Sedunia atau International Maleos Day Festival, untuk mewujudkan pariwisata berkelanjutan (sustainable tourism) berbasis masyarakat di desa penyangga Taman Nasional Bogani Nani Wartabone (TNBNW).

"Kami menerima berbagai masukan, gagasan, ide, dan pendapat agar kegiatan ini menarik minat wisatawan manca negara dan punya manfaat bagi masyarakat setempat," kata Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo

Ilustrasi

Menurutnya konservasi maleo (Macrocephalon maleo) sebagai burung endemik Sulawesi dapat dikemas dalam ekowisata, serta dilakukan secara kolaboratif bersama masyarakat dan berbagai pihak.

Topik Menarik